Kostum Nyeleneh Pawai Teluk Bayur Tak Lagi Ditemukan

 

TELUK BAYUR – Pagelaran pawai pembangunan di Kecamatan Teluk Bayur, Sabtu (19/08/2017) sebagai bentuk peringatan HUT ke-72 RI berlangsung begitu meriah, dan pernak-pernik kostum yang dimunculkan pun sangat memukau.

Para peserta yang hadir pun telah memenuhi Lapangan Pemuda Teluk Bayur sejak pagi sekitar pukul 07.00 Wita hingga dimulainya acara pada pukul 09.00 Wita. Walaupun sedikit molor, tetapi antusias mereka tak surut, bahkan terlihat dari wajah gembira yang muncul saat berlangsungnya acara hingga selesai.

Ada yang berbeda dari gelaran pawai tahun ini dengan tahun lalu. Pawai tahun lalu mendapatkan banyak kritikan netizen maupun masyarakat yang menemukan kejanggalan pada kostum peserta pawainya, dimana ada beberapa peserta yang mengenakan pakaian dan riasan layaknya waria. Sedangkan untuk tahun ini, lebih banyak kostum yang menunjukkan beragam suku dan suatu profesi.

“Kejadian tahun lalu sudah kita perbincangkan, dan untuk tahun ini lebih fokus menunjukkan pakaian adat serta ada sebagian peserta yang mengenakan kostum terbuat dari bahan-bahan bekas,” ungkap Camat Teluk Bayur, Nazaruddin, ditemui beraunews.com, di sela-sela pawai.

BACA JUGA : Warga Kritisi Kostum Peserta Pawai

 

Dari ungkapan Nazaruddin, benar adanya jika sebagian personel yang ikut serta memang ada yang menggunakan kostum dimana bahan utamanya adalah bahan bekas, hal itu pun dikatakan Nazaruddin, sebagai bentuk apresiasi warga untuk mengolah barang bekas menjadi sebuah karya seni.

“Sungguh luar biasa sekali melihat hasil karya seperti itu, tetapi jika dilihat memang pawai tahun ini lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya, dan kostum yang dipertunjukkan pun terlihat beraneka ragam. Semoga di tahun berikutnya akan lebih meriah lagi," tutupnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia