Kesurupan Masal, Ini Penyebabnya?

 

TANJUNG REDEB – Kesurupan yang kerap terjadi di beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Berau akhir-akhir ini, ternyata disebabkan beberapa faktor.

Ketua Yayasan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Kaltim, Quranic Healing Indonesia (QHI), Ahyar, kepada beraunews.com, Sabtu (12/08/2017) menjelaskan beberapa hal yang menjadi penyebab kesurupan.
 
“Banyak hal yang bisa jadi penyebabnya, tetapi jika kesurupan tersebut terjadi di sekolah, umumnya indikasi kuatnya ada dua, yang pertama karena kelalaian dan kedua disebabkan karena kondisi psikologis seorang anak,” ucapnya.
 
BACA JUGA : Lagi, Kesurupan Massal Terjadi, Kini di SMP Negeri 1
 
Adapun penyebab lainnya, di sekolahan sering terjadi kesurupan karena, adanya ketidaktahuan atau kurang dikondusifkan pihak sekolah, jika siswanya melakukan suatu perbuatan yang dapat memicu jin untuk masuk ke sekolah tersebut.
 
“Setan itu tidak suka orang yang belajar agama, khususnya Islam, tidak suka orang melakukan perbuatan baik. Jadi jangan heran jika pondok pesantren ataupun sekolah-sekolah Islam seperti contoh MTs ataupun MAN juga sering terjadi kesurupan masal,” kata Ahyar.
 
Selain itu ada juga faktor kelalaian. Ahyar menjelaskan, kelalaian yang dimaksud karena adanya kemaksiatan, ataupun sengaja melakukan ritual-ritual.
 
“Jika dari sisi kondisi psikologis, jin bisa masuk ke dalam raga seseorang karena 5 kondisi yaitu ketika dia marah, ketakutan, sedih berlebihan, ketika syahwat, dan melamun,” tambahnya.
 
Lalu apakah ada waktu-waktu tertentu jin bisa merasuki seseorang?
 
“Kesurupan tidak mengenal waktu, beda dengan sihir. Jika sihir ada waktu-waktu tertentu, kapan suatu sihir dapat berfungsi, misal sihir yang memang menunggu malam tepat jam sekian, maka selain di waktu itu, sihir tersebut tidak akan berfungsi,” ungkapnya.
 
Sedangkan untuk penanganannya, Ahyar menjawab sama halnya dengan suatu penyakit. Jika tidak sedang dilakukan penyembuhan pasti akan kambuh lagi.
 
“Sama halnya dengan seorang dokter yang memberikan resep pengobatan, begitu juga dengan peruqiyah. Peruqiyah juga pasti akan memberikan resep pengobatan mandiri, bagaimana cara meruqiyah diri sendiri saat mengalami suatu gangguan psikologis,” tambah Ahyar.
 
Adapun pencegahan yang dapat dilakukan, khususnya umat Islam, yang pertama selalu ingat dan berlindung kepada Allah SWT, yang kedua dapat merubah pola hidup, menjadi sesuai dengan sunnah, mengusir jin itu ibarat mengusir seekor lalat di tumpukan kotoran, misal lalatnya saja yang kita bunuh tetapi kotorannya tidak dibersihkan, maka pasti lalat tersebut dapat kembali lagi.(bnc)
 
Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia