Lelaki Paruh Baya Asal Kediri Telah “Ditangani”

 

TANJUNG REDEB – Seorang lelaki paruh baya dengan kondisi sakit, bahkan sempoyongan untuk berjalan, dan bertingkah aneh, yang diduga merupakan perantauan asal Kediri, berada di sekitaran Jalan AKB Sanipah I, Gang Veteran, sejak Selasa (01/08/2017) subuh.

“Saya melihat dia di sini sejak subuh tadi, mungkin bisa jadi dari tadi malam dia sudah mondar mandir di sekitaran sini (Gang Veteran-red), bahkan warga sekitar sini mengira jika laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa karena sering melantur saat diajak berkomunikasi,” ucap salah satu warga setempat, Ahmad Fadoli, yang ditemui beraunews.com, Rabu (02/08/2017).

Ketua RT setempat, Abarsyah, yang juga ditemui di lokasi, ikut berkomentar mengenai sosok laki-laki tersebut.

"Kalau saya lihat dia memang dalam keadaan sakit-sakitan. Untuk berdiri saja susah, dan saat saya minta menyebutkan nama, dia bilang namanya "Yahya". Tetapi saat ditanya asalnya dari mana, dia bilang dari Kediri Jawa Timur. Untuk kartu identitasnya yang jelas, katanya dompetnya hilang entah dimana," ungkapnya.

Abarsyah juga menduga jika Yahya adalah salah satu dari rombongan pekerja yang didatangkan dari Pulau Jawa.

“Perkiraan saya dia ikut dengan rombongan orang kerja, tetapi mungkin saat melintasi Jalan AKB Sanipah I ia meminta stop dengan tujuan seakan-akan mencari orang yang bisa menolong dia,” duganya.

Singkat cerita, Yahya pun dilaporkan warga ke Baznas untuk ditindaklanjuti. Wakil Ketua Baznas Berau, Mutamam Harir mengatakan, setelah dilaporkan oleh warga, pihak Baznas pun langsung segera melihat ke TKP.

“Kita menerima informasi dari warga mengenai pria ini (Yahya) pada kemarin sore sekitar pukul 16.30 Wita, dan selanjutnya kita rujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah sembuh mungkin kita akan membawanya ke Dinas Sosial dan kepolisian,” ucapnya.

"Saat semua data tentang Yahya ini jelas, mungkin dari Baznas bisa mengirim dia pulang ke kampung asalnya. Tetapi kita lihat dulu juga mekanismenya, soalnya di Dinas Sosial Berau juga ada posnya. Kalau dari Dinsos bisa memulangkan, ya kita serahkan ke sana, tetapi jika tidak, maka kita yang akan mengirimnya pulang," tambahnya.

 

Saat ditemui di RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb, Supri Supian Ketua Satria (Satuan Relawan Indonesia Raya) yang nantinya juga akan memberikan bantuan secara ikhlas untuk menanggung biaya pengobatan dan pemulangannya.

“Kita dapat info dari sosial media facebook mengenai laki-laki ini dan langsung secara sigap mencari orangnya, setelah itu kita bawa dulu ke RSUD untuk diberikan penanganan, karena setelah diperiksa ternyata dia menderita amnesia ringan dan dehidrasi ringan," ucapnya.

Dikatakannya, karena cepat menyebar di media, paguyuban Kediri yakni Ikatan Keluarga Besar Jayabaya Kediri (IKBJK) yang ada di Kabupaten Berau pun sudah mengetahui hal ini. Info yang didapatkan, Yahya merupakan tetangga salah satu warga di sana (Kediri-red), yang juga ikut memberikan komentar di postingan facebook.

“Setelah kita lakukan rapat, keputusannya kita bekerjasama dengan pihak IKBJK yang sekaligus menjadi penanggungjawab guna mengambil tindakan selanjutnya," tutupnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia