Catat!!! Hewan Kurban Tahun Ini Wajib Memiliki Beberapa Surat Keterangan

 

TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat mewajibkan seluruh hewan kurban memiliki Surat Keterangan Status Reproduksi (SKSR), Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), dan Surat Keterangan Kepemilikan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan, Tumiem, saat ditemui beraunews.com, Selasa (01/08/2017) mengatakan, ketentuan baru ini akan diaplikasikan secara bertahap di Kabupaten Berau, sebelum datangnya Idul Adha.
 
“Yang jelas sebelum hari H itu akan dilakukan monitoring, kemudian jika tahun-tahun lalu itu kan diambil sampel darahnya, karena ternak ini kebanyakan memang dari luar daerah untuk berjaga-jaga jika ada penyakit tertentu pada hewan ternak tersebut,” ucapnya.
 
Dikatakannya juga, program ini baru dilaksanakan sekitar bulan Mei kemarin, dan blangko yang diberikan oleh pusat juga sangat terbatas untuk memperoleh SKSR dan SKKH itu pun bisa didapatkan ketika dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu oleh dokter hewan yang berwenang.
 
Surat lain pendukung tanda bukti seekor ternak layak dikurbankan adalah adanya surat karantina dari daerah asalnya dan surat jalan ternak.
 
“Kemarin lalu sudah beberapa yang kita lakukan monitoring, dan ini kita akan laksanakan lagi. Kita juga sudah bikinkan Surat Keputusan Kepala Dinas untuk menetapkan siapa-siapa saja yang akan bertugas melaksanakan pendataan,” tambahnya.
 
Tumiem juga mengungkapkan, pemilik hewan ternak yang memperoleh dari luar daerah, biasanya memang wajib dilengkapi dengan surat keterangan dari daerah asal, sedangkan yang local, akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Ketika dianggap layak, baru akan dibuat surat keterangan.
 
“Untuk di Berau ini, yang menjadi kendala adalah belum semuanya menggunakan SKSR, karena keterbatasan jumlah petugas pemeriksa, dan daerah jangkauan juga terlalu luas. Selain itu, ketidaktahuan para pemilik akan surat tersebut, juga menjadi kendala. Tetapi misal ada pemilik yang melaporkan kesehatan hewan ternaknya, pasti akan diperiksa,” tutupnya.(bnc)
 
Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia