Bayar Mahal, Pelayanan Buruk

 

TANJUNG REDEB – Beberapa hari terakhir, bukan hanya PLN yang menjadi sorotan masyarakat luas atas pemadaman bergilir yang dinilai tak sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan. Namun pelayanan Telkom IndiHome pun tak jauh berbeda.

Meski telah membayar cukup mahal, namun pelayanan Telkom IndiHome dianggap masih belum maksimal. Pasalnya, jaringan internet yang cukup banyak digunakan masyarakat untuk segala keperluan, mulai dari mengerjakan pekerjaan kantor hingga berjualan online, kerap kali mengalami gangguan.
 
Hal itu diungkapkan Nuri, salah seorang pedagang kuliner online yang mengaku tidak puas dengan pelayanan Telkom IndiHome saat ini.
 
"Kita sudah membayar, tapi pelayanan yang diberikan tidak sesuai. Jaringan internetnya sering buruk ketimbang baiknya. Seringkali putus nyambung. Jadi antara pelayanan dan pembayaran tidak sama baiknya," adunya kepada beraunews.com, Senin (31/07/2017).
 
BACA JUGA : Jaringan Internet Galau
 
Buruknya jaringan internet tersebut dikatakannya bukan baru kali ini terjadi, namun telah berkali-kali. Meski demikian, pembayaran tiap bulan dinilai semakin mahal.
 
"Semestinya kalau seringkali gangguan seperti ini, pembayaran kita juga ada potongan atau paling tidak jangan terlalu mahal. Kasihan masyarakat yang membayar mahal tapi tidak mendapatkan kepuasan atas pelayanan penyedia jaringan internet, apalagi yang berusaha dengan mengandalkan internet seperti saya," ujarnya.
 
Senada dengan Nuri, seorang pengguna Telkom IndiHome lainnya, Mirna, mengungkapkan hal yang serupa. Baginya, pelayanan Telkom IndiHome saat ini perlu dilakukan perbaikan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, baik dalam kualitas maupun kuantitasnya.
 
"Sudah seharusnya pelayanan dari pihak Telkom ini ditingkatkan, karena bukan hanya harus membayar setiap kali pemakaian, kita juga tetap membayar meskipun ada gangguan. Kalau pelayanan ditingkatkan, saya rasa meski membayar mahal sekalipun pelanggan bisa menerima dan puas atas pelayanannya," tandasnya.(bnc)
 
Wartawan: Marta/Editor: Rita Amelia