Pengecekan Armada Bus Laik Jalan Guna Kenyamanan Pemudik

 

TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, kegiatan mudik memang menjadi hal yang lumrah, bahkan di Kabupaten Berau sendiri, juga terus mempersiapkan segala sesuatu yang menjadi kebutuhan pemudik, contohnya angkutan yang akan digunakan untuk perjalanan mudik.

Angkutan yang dimaksud yakni, angkutan darat antar kota dalam provinsi maupun angkutan kota antar provinsi. Memastikan armada memenuhi standar yang ditentukan, Dinas Perhubungan bersama instansi terkait, baik jajaran Satuan Lalulintas Polres Berau, Polisi Militer maupun Satuan Polisi Pamong Praja, melakukan pengecekan armada bus di Terminal tipe B Tanjung Redeb, Rabu (07/06/2017) kemarin. Selain di terminal, pengecekan juga dilakukan di pool atau pangkalan bus yang berada di Jalan Durian II Tanjung Redeb.
 
Dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan Berau, Abdurrahman Ullang, tim memeriksa kelayakan kendaraan secara detil atau inspeksi (ramp check). Objek pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari unsur administrasi seperti surat-surat kendaraan maupun unsur teknis seperti sistem penerangan, sistem pengereman, sabuk keselamatan, ban maupun kaca depan yang harus berfungsi dengan baik. Serta pemeriksaan unsur penunjang seperti pengukuran kecepatan, lampu, kaca spion, klakson, wiper, kesesuaian kapasitas tempat duduk dengan buku uji, hingga fasilitas tanggap darurat.

Abdurrahman mengungkapkan, pemeriksaan kendaraan angkutan lebaran ini untuk memastikan jika kendaraan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan dan laik operasi. Dari pemeriksaan yang dilakukan, kendaraan angkutan yang dicek telah memenuhi ketentuan. Diakuinya, jumlah armada angkutan umum antar kota dari Kabupaten Berau masih sedikit, karena seiring dengan minimnya penumpang, selain itu juga karena kebanyakan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi.

Saat itu, untuk bus angkutan antar kota dalam provinsi dilayani satu Perusahaan Oto (PO) milik pengusaha Kabupaten Berau. Dan untuk menghadapi arus mudik tahun ini, disiapkan 4 unit armada yang siap melayani masyarakat dari Tanjung Redeb dengan tujuan Samarinda. Selain itu juga ada armada dari Damri yang melayani angkutan kota antar provinsi dari Kabupaten Berau ke Kabupaten Bulungan di Provinsi Kalimantan Utara. Dimana setiap hari bus Damri melayani satu kali perjalanan.

“Saat ini memang tidak banyak armada bus yang melayani angkutan masyarakat, karena banyak yang memilih menggunakan transportasi lain, seperti pesawat udara maupun kendaraan pribadi,” jelasnya.(hms4/bnc)