Pansus Sepakati Tambah 15 Kursi DPR RI

 

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu bersama pemerintah akhirnya sepakat untuk menambah jumlah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sebanyak 15 kursi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, jumlah ini sudah diperhitungkan karena memang menyangkut kepentingan partai politik (parpol), pemilih dan jumlah penduduk.

“Makanya, ambil kebijakan 5–15 kursi, dengan tambahan 10 kursi, kami kasih ke masing-masing fraksi,” kata Tjahjo saat rapat bersama Pansus RUU Pemilu di DPR, Selasa (30/05/2017), sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kemendagri.go.id.

Pemerintah memang menyerahkan alokasi kursi ke daerah tertentu ini kepada pihak DPR. Tambahannya antara lain, Kalimantan Utara (Kaltara) 3 kursi, sedangkan Provinsi Riau, Kalimantan Barat, Papua, dan Lampung akan mendapatkan jatah dua kursi.

Sementara daerah yang akan mendapatkan alokasi satu kursi tambahan, yakni Sumatra Utara, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jambi, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Sebelumnya, memang tidak perhitungkan tingkat kemahalan sehingga kursi di Kepri dan Riau,” tambah Tjahjo.

Sedangkan masalah biaya, kata Tjahjo memang mahal. Hitungannya kalau tambahan 15 bisa mencapai Rp30 miliar dengan kisaran Rp2 miliar per anggota.

“Biaya politik memang mahal,” ujar dia.(Puspen Kemendagri/bnc)