Sempat Pulang, Kini Si Jabal "Beraksi" Lagi ke Berau

 

TANJUNG REDEB – Dinas Sosial Kabupaten Berau lagi-lagi berhasil mengamankan orang yang sedikit kurang normal, yang meresahkan warga. Kali ini laporan pun didapat dari warga Gunung Tabur yang melaporkan jika di sekitaran daerah tersebut ada seseorang yang dapat dikatakan sedikit stress, yang mengganggu.

“Kami dapat laporan dari warga Gunung Tabur, bahwa orang ini katanya orang terlantar dan sedikit aneh. Jika diajak komunikasi tidak nyambung pertanyaan dengan jawabannya, bahkan laporan lain kami juga dapatkan bahwa dia terkadang bersifat agresif, dan mengotori Masjid,” ucap anggota satuan regu Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Berau, Taufik.
 
Orang yang sedikit stress itupun berhasil ditangkap dan diamankan oleh satuan regu TAGANA pada hari Kamis (25/05/2017) pukul 08:30 Wita, di salah satu Masjid di Gunung Tabur.

Selain itu, dari data yang didapatkan dari Dinas Sosial, orang ini sebelumnya pernah diamankan sekitar kurang lebih 2 bulan lalu, dan dari permintaan saat diajak komunikasi ia berpesan dikembalikan ke tempat asalnya di Wahau. Tetapi entah kenapa beberapa waktu ia meninggalkan Berau, kini ia kembali lagi, dengan kondisi yang sedikit lumayan parah daripada sebelumnya.

Data lain yang didapatkan juga, bahwa orang yang mengalami gangguan jiwa ini, sempat bekerja di salah satu bengkel di Gunung Tabur dengan nama pemilik Nanang, warga sekitar pun menyebut dia dengan sebutan Si Jabal.

“Sebenarnya orang di sana sudah pernah mengusahakan agar dia bisa sedikit ingat dan sadar, tetapi yang terjadi malah tambah hari tambah kacau,” ungkap Kepala TU Pandu Kesejahteraan Sosial, Akhmad Yasir.

Untuk saat ini, Dinas Sosial hanya dapat melakukan penanganan pertama yaitu dengan cara mengobati dan memulihkan dia terlebih dahulu. Jika memang penyakit saraf yang diderita dapat dikatakan kategori parah, barulah dari Dinas Sosial membuat suatu rujukan dari Rumah Sakit lalu dikirim ke Rumah Sakit Jiwa di Samarinda.

“Kita juga sedang mengusahakan untuk mengirim dia ke rumah sakit jiwa, tetapi jika masalah administrasi kita juga usahakan untuk dicek dulu ke dokter, mungkin hanya gangguan saraf saja yang dialaminya,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia