BPOM Diminta Tingkatkan Pengawasan Selama Ramadhan

 

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta meningkatkan pengawasan jelang dan selama bulan suci Ramadan, hal tersebut dikarenakan tingkat konsumsi masyarakat selama bulan puasa biasanya semakin meningkat dibanding bulan lainnya. Demikian dikatakan Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin, Minggu (14/05/2017).

"Mengingat meningkatnya produksi makanan dan jajanan di bulan Ramadan, BPOM juga harus meningkatkan pengawasan makanan dan minuman yang aman dan sehat," ujar Zainuddin, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dpr.go.id, Senin (15/05/2017).

Selama bulan Ramadan, lanjut Zainuddin, biasanya restoran menggelar berbagai promo untuk menarik konsumen. Bahkan jumlah penjual jajanan ringan selama bulan puasa juga meningkat drastis.

"Banyak warga yang inisiatif menjual jajanan ringan meski sebatas untuk buka puasa atau sahur. Padahal di bulan-bulan lain mereka tidak pernah jualan. Bazar-bazar jajanan dan makanan jadi marak dan menjamur. Ini harus jadi perhatian BPOM," ucapnya.

Dirinya setuju apabila selama Ramadan, BPOM mengintensifkan pegawasan terhadap rumah makan dan para penjual makanan dan minuman. Bahkan jika perlu BPOM dapat meningkatkan sosialisasi tentang keamanan makanan dan minuman tersebut. Ia mengimbau kepada masyarakat agar selektif dalam mengkonsumsi makanan selama Ramadan agar tetap sehat jasmani dan rohani.

"Terkait masalah keamanan makanan ini, sangat erat hubungannya dengan tujuan daripada ibadah puasa Ramadan yang sebenarnya, yakni supaya kita menjadi sehat. Tapi biasanya, justru di bulan Ramadan, nafsu konsumtif masyarakat malah naik. Oleh karena itu masyarakat sebaiknya tetap memperhatikan hal itu, sebab selektif dalam masalah makanan membuat hidup kita semakin sehat," pungkas Zainuddin.(dep/sc/bnc)