Pilih Rombengan atau Toko?

 

TANJUNG REDEB – Rombengan dan toko adalah dua alternatif penjualan yang menyediakan salah satu kebutuhan primer, yakni sandang atau pakaian. Tetapi, dari kedua alternatif tersebut, manakah yang lebih dipilih masyarakat?

“Saya sih terserah saja mau beli pakaian di mana, mau itu rombengan ataupun toko, jika yang di rombengan kualitasnya sama kaya yang di toko, ngapain harus mengunjungi toko lagi,” kata salah satu warga, Dila, yang ditemui beraunews.com, Jumat (05/05/2017).

“Bedanya paling hanya dari cara memperolehnya saja. Jika di rombengan adalah barang yang dijual ulang dari toko, tapi kalau yang di toko, barangnya diperoleh dari pusatnya langsung,” ucap salah satu warga, Gunawan.

Seperti halnya toko, kualitas di rombengan juga tidak kalah bagus.

“Di rombengan itu harganya terkadang lebih mahal, tinggal pintar-pintar menawar saja. Tapi kualitasnya juga bisa bersaing dengan toko. Tapi memang kalau di toko kualitasnya memang terjamin originalnya,” kata salah satu pengunjung pasar, Andika.

Beda lagi dengan pendapat salah satu warga yang lebih suka berbelanja di toko. Ia  beranggapan, pakaian-pakaian ataupun barang-barang yang dijual di toko-toko lebih nyaman dipakai.

“Saya lebih suka beli di toko, karena sreg di badan kalau dipakai, ya walaupun harganya mahal. Tapi harganya tidak membohongi kualitasnya,” ucap pengunjung toko, Anggi.

Lalu, bagaimanakah cara pemilik rombengan dapat bersaing dengan toko?

“Caranya ya paling dari pelayanannya. Kadang juga kita berikan diskon, misalnya mereka ingin menawar, kita lihat terlebih dahulu, jika tawarannya masih wajar ya kita terima,” ucap salah satu pemilik toko rombengan, Mulyadi.

Lain orang, lain cara. Pemilik toko rombengan lain memberikan pendapat berbeda.

“Cara bersaing dengan pedagang lain ataupun pedagang yang di toko, paling hanya dari modelnya saja, jika model yang lagi ngetrend itu, yang biasanya banyak dicari, itulah yang kita jual,” kata Yuliana.

Tetapi, apakah benar kualitas yang disediakan rombengan dan toko itu berbeda? Tinggal dari selera masing-masing saja sebenarnya. Jika dipikir dengan logika, barang-barang yang dijual di rombengan juga sebenarnya adalah barang-barang yang berada di toko.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia