Amankan Reklamasi Tambang, Pemprov Kaltim Launching Aplikasi Si Jambang

 

SAMARINDA – Selain melakukan perjanjian kerjasama (MoU), Pemerintah Provinsi Kaltim telah meluncurkan program atau aplikasi Sistem Informasi Jaminan Reklamasi dan Jaminan Pascatambang (Si Jambang).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kaltim Diddy Rusdiansyah mengemukakan, MoU dan peluncuran aplikasi dilakukan Gubernur Kaltim, beberapa waktu lalu.

“MoU dan launching program aplikasi Si Jambang bertepatan dengan penyerahan penghargaan OPD terbaik oleh Gubernur Awang Faroek Ishak,” katanya, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kaltimprov.go.id, Rabu (03/05/2017).

Menurut dia, MoU dan launching Si Jambang dilakukan berkenaan dengan kewajiban melaksanakan reklamasi tambang, khususnya perusahaan pertambangan batubara. Dijelaskannya, reklamasi dan pascatambang didasarkan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7/2014 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Pascatambang, pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara.

Untuk itu, seluruh perusahaan wajib melaksanakan penyusunan dokumen rencana reklamasi dan rencana pascatambang, serta menempatkan jaminan reklamasi dan jaminan pascatambang.

Diddy mengungkapkan, jaminan dihitung berdasarkan harga satuan umum yang telah ditetapkan atau harga yang berlaku di provinsi maupun kabupaten dan kota.

Sedangkan bentuk jaminan reklamasi dan jaminan pascatambang yang disepakati atau disetujui dalam bentuk rekening bersama, deposito berjangka, bank garansi dan cadangan akuntansi.

“Jaminan pascatambang berupa deposito berjangka yang ditempatkan pada bank pemerintah,” jelas Diddy.

Dia menambahkan, aplikasi ini merupakan upaya pemerintah menyampaikan informasi secara terbuka (transparan) kepada publik. Sekaligus melihat bukti nyata komitmen perusahaan pertambangan batubara dalam melaksanakan reklamasi dan pascatambang.(yans/sul/es/humasprov/bnc)