Diduga Tak Kuat Hadapi Pelajaran, Anak Ini Tulis Surat untuk Kedua Orangtuanya

TANJUNG REDEB – Beberapa waktu lalu, netizen sempat dibuat geger dengan sebuah surat yang ditulis salah satu pelajar sekolah negeri yang melarikan diri dari rumahnya. Surat yang ditujukan kepada kedua orang tuanya tersebut, berisi tentang perasaannya yang tidak kuat menghadapi pelajaran di sekolah.

Salah seorang netizen kemudian mengunggah foto anak tersebut beserta surat yang dituliskannya ke akun media sosial facebook. Akun bernama Een Dhank Miulan Kaltim tersebut menuliskan kalimat simpati terhadap yang dilakukan anak yang diketahui merupakan mantan murid lesnya.

“Cuma kenal beberapa bulan di beberapa tahun yang lalu, merasa bahwa dia jadi seperti adik sendiri. Tiba-tiba dapat kabar seperti ini. Merasa tidak kuat mengejar pelajaran di sekolah, sampai menyebabkan kamu kabur, dek. Panji pulang ya Panji. Mama dan papamu kangen kamu. Ya Rabb, lindungi dia. Semoga Panji baca ini dan pulang ya dek,” tulisnya pada Sabtu (15/04/2017) lalu, sekitar pukul 18.15 Wita.

Beberapa menit kemudian, postingan tersebut ramai ditanggapi netizen. Bahkan dibagikan hingga puluhan kali oleh netizen lainnya.

“Kasihannya ya, jadi merasa bersalah gara-gara tuntutan belajar sekolah ya say maksudnya itu di suratnya?,” tulis akun Tary Mega Lestari.

“Ya mbak say. Sekolah kan full day. Jadi mungkin lelah sekolah. Tidak kuat banyak PR dan hafalan. Nyesek baca suratnya,” balas netizen tersebut.

“Kasihan orangtuanya, semoga cepat ketemu,” tulis akun Ernani Azzam.

“Cepat pulang ya sayang. Dewan guru MAN sangat menyayangimu,” tulis akun Diah Fauzi Al-Biltary.

“Semoga cepat pulang. Kayaknya berita kedua ini yang saya baca. Tadi ada juga dengan kasus sama. Dijemput sama orang tidak dikenal juga. Anak SMA 4 kayaknya tadi,” tulis akun Misrawati Rhara.

“Ini hampir sama kejadiannya yang tempo hari anak kabur di Sambaliung, dijemput di depan rumah juga,” tulis akun Any Cristal X Nasa.

“Ya Allah, saya pikir kejadian begini jauhlah dari kita. Ternyata ada juga disekitar kita. Semoga cepat ditemukan ya mbak,” tulis akun Andien Aja Gitu Lho.

Sementara itu, netizen lain coba mengomentari postingan tersebut dengan kritikan terhadap sistem pendidikan di Indonesia yang menurut beberapa netizen perlu diubah. Seperti yang dituliskan akun Hendri Milan Berau. “Mungkin sistem belajar di Indonesia yang perlu dirubah yang terlalu menguras otak kali. Contohlah di negara-negara maju di dunia,” tulisnya.

Lain halnya dengan netizen dengan nama akun Uki Erfidiyanti S Kiki. Dalam komentarnya yang cukup panjang, ia justru mengingatkan perjuangan anak sekolah zaman dulu yang lebih berat daripada sekolah zaman sekarang. Ia juga mengimbau kepada seluruh pelajar untuk tidak mudah putus asa dalam menjalani pendidikan.

“Anak Zaman sekarang masa sih seputus asa ini. Perasaan Zaman aku sekolah lebih menderita dari kalian. Sekolah berkilo-kilo jalan kaki. Tidak ada uang jajan. Hujan kehujanan kepanasan di jalan. Pelajaran hanya bisa di dapat di sekolah. Sedangkan kalian ada internet dan lain-lain. Tidak tahu ya tadi ketemu keluargamu. Mereka kebingungan mencari kamu. Sampai pada bolos kerja dari hutan hanya untuk mencari kamu. Bersyukurlah masih punya keluarga. Masa hanya karena pelajaran kabur dari rumah. Kalau benar kamu kabur, kamu anak payah yang parah. Ibu dan bapak guru ada baiknya sebelum menghukum anak murid telusuri dulu masalahnya. Pintar tugas sekolah bukan segalanya tapi kalau depresi semuanya bermasalah,” tulisnya.

Sementara itu, salah satu guru yang merupakan tenaga pendidik di sekolah anak tersebut mengaku anak tersebut tidak pernah masuk sekolah sebelum diketahui kabur dari rumah.

“Tidak. Anak ini sebenarnya sudah tidak pernah masuk sekitar tiga minggu sebelum hilang,” ungkapnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia