Lurah dan RT, Kunci Informasi Masalah Kesejahteraan Sosial

 

SAMARINDA – Menyukseskan program kesejahteraan sosial di daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab dan tugas pemerintah, tetapi tugas bersama semua pihak. Informasi juga diperlukan mulai dari LSM dan pengusaha, termasuk dari jajaran pemerintahan tingkat bawah, mulai Ketua Rukun Tetangga (RT), Lurah, Kepala Desa dan Kepala Kampung.

Antisipasi permasalahan terkait kesejahteraan sosial sangat diperlukan agar pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi dapat menindaklanjuti permasalahan yang berkembang dengan cepat.

Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi menegaskan, diperlukan kekompakan semua pihak. Dengan begitu, masyarakat yang belum mendapat bantuan sosial dapat diakomodir, sehingga rakyat Kaltim yang kurang mampu betul-betul terbantu.

“Kami bersyukur dengan kekompakan jajaran Dinas Sosial Kaltim dan berbagai mitra kerja, sehingga mampu melaksanakan program kesejahteraan sosial. Kekompakan, kebersamaan dan soliditas adalah kunci kesuksesan program kesejahteraan sosial,” kata Rusmadi usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Teknis Bidang Kesejahteraan Sosial Kaltim di Kantor Dinas Sosial Kaltim, Kamis (06/04/2017), sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id, Sabtu (08/04/2017).

Rusmadi mengatakan, jika ada masalah terkait kesejahteraan sosial di masyarakat yang belum terpenuhi, diharapkan dapat diinformasikan sesegera mungkin kepada pemerintah daerah khususnya instansi terkait, sehingga permasalahan tersebut dapat ditangani dengan cepat. Misal, ada masyarakat tidak mampu dan anak putus sekolah atau masyarakat yang tertimpa musibah, baik kebakaran maupun banjir hingga tanah longsor.

“Kita harapkan rasa soliditas terhadap sesama dapat terus ditingkatkan. Artinya, program ini dilakukan bukan hanya ketika ada laporan masyarakat, tetapi lebih pada antisipasi dan pencegahan bencana,” jelasnya.

Gerakan tiada hari tanpa solidaritas diharapkan bisa terus digalakkan. Semangat ini untuk mengajak masyarakat memiliki keikhlasan dalam solidaritas menuju kepedulian terhadap sesama.

Kepala Dinas Sosial Kaltim Siti Rusmalia Idrus berharap rakor dan sinkronisasi bidang kesejahteraan sosial ini dapat menyatukan informasi dan perkembangan tentang permasalahan sosial di kabupaten/kota. Mulai masalah pemanfaatan anak-anak jadi pengemis, disabilitas jadi pengemis hingga prostitusi.

Selain itu, rakor juga dirangkai dengan penyerahan bantuan operasional kesejahteraan sosial secara simbolis dari Sekprov Kaltim Rusmadi kepada kelompok-kelompok penggerak program kesejahteraan sosial, contohnya karang taruna hingga pekerja sosial masyarakat.

Termasuk bantuan operasional lembaga kesejahteraan sosial, bantuan operasional kepada tenaga kesejahteraan sosial kecamatan, bantuan operasial kepada lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga, bantuan cash transfer peserta program keluarga harapan (PKH), bantuan kepada anak termajinalkan, bantuan untuk nutrisi balita, bantuan alat bantu disabilitas dan penyerahan SK kepada satuan bakti pekerja sosial (sakti peksos) seKaltim.(jay/sul/ri/humasprov/bnc)