Target 2018 Tidak Ada Kecamatan Terisolir

 

SAMARINDA – Dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2018, maka Pemerintah Provinsi Kaltim kembali menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2017.

Di hadapan para Bupati dan Walikota, serta ratusan peserta Musrenbang, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan, dirinya menargetkan tahun 2018 tidak ada lagi desa maupun kecamatan di Kaltim yang terisolir.

Menurut Gubernur, walaupun sudah dimekarkan menjadi dua provinsi, yakni Kalimantan Timur sebagai provinsi induk dan Provinsi Kalimantan Utara (provinsi pemekaran), namun hingga saat ini Kaltim masih memiliki 10 kabupaten dan kota.

Bahkan dari beberapa daerah tersebut ujarnya, masih memiliki kawasan terpencil, terluar serta pedalaman dan perbatasan. Karenanya, Pemprov telah menetapkan program-program prioritas pembangunan daerah dengan target hingga 2018.

"Tidak ada lagi kabupaten dan kota yang memiliki kecamatan di pedalaman, perbatasan dan daerah terpencil yang masih terisolir. Kita programkan 2018 semuanya harus tuntas,” katanya saat membuka Musrenbang RKPD 2017 di Planery Hall Convention Hall Samarinda, Senin (03/04/2017), sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kaltimprov.go.id.

Awang menegaskan program prioritas khususnya pembangunan infrastruktur baik jalan, jembatan, air bersih, listrik, pendidikan dan kesehatan maupun sektor lainnya harus merata.

Dia menjelaskan telah menyampaikan berbagai program prioritas Kaltim kepada presiden pada rapat terbatas di Jakarta dan Presiden Joko Widodo menyatakan dukungannya.

Utamanya, program pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di kawasan pedalaman, daerah terpencil, pedalaman dan perbatasan.

“Saya minta kepala daerah mendukung program-program pembangunan yang telah kita tetapkan, agar seluruh masyarakat merasakan keadilan dan pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Khusus membuka keterisolasian daerah maka pemerintah telah menetapkan program pembangunan jalan poros dari Kalimantan Barat hingga Kaltim.

Misalnya di Kaltim ujarnya, jalan poros dan akses akan dibangun ke kawasan-kawasan pedalaman, terpencil hingga perbatasan diantaranya Tering (Kutai Barat) ke Ujoh Bilang dan Long Bagun (Mahakam Ulu) sepanjang 143 kilometer.

Juga, pembangunan jalan Long Bagun-Long Pahangai (Datah Dawai) ke Tiong Ohang-Long Apari (batas negara) sepanjang 283,5 Km. Dan pembangunan Jembatan Sungai Ratah pada ruas jalan Tering (Kutai Barat) ke Long Bagun (Mahulu) sepanjang 160 meter.

“Saya jamin jalan dari Tering ke Ujoh Bilang dan Long Bagun hingga Long Pahangai bahkan Long Apari sampai perbatasan dengan Serawak akan kita bangun,” ungkap Awang.

Musrenbang bertema Penguatan Ekonomi Masyarakat Menuju Kesejahteraan yang Adil dan Merata dilaksakanakan selama dua hari (3-4 April) dihadiri bupati dan walikota serta ketua DPRD kabupaten dan kota se-Kaltim.

Narasumber yang dihadirkan diantaranya Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Kemendagri Hadi Prabowo, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Leonard Tampubolon dan Staf Ahli bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu Puriyanto, Staf Ahli bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR Adang Achmad.

Sekretaris Provinsi Kaltim Dr H Rusmadi dan Anggota DPR-RI/DPD-RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim serta Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Kasdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim serta Wakajati Kaltim.

Tampak pula pimpinan organisasi perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim serta rektor perguruan tinggi, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan/dunia usaha, tokoh masyarakat dan LSM.

Kegiatan dirangkai penyerahan penghargaan kepada kabupaten dan kota penyusun RKPD terbaik yang dimenangkan Kutai Timur (terbaik 1), Balikpapan (terbaik 2), Kutai Kartanegara (terbaik 3) serta Samarinda (terbaik 4).

Selain itu, Gubernur Kaltim memberikan piagam penghargaan kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim karena berpartisipasi aktif dalam pembangunan serta mendorong perekonomian daerah menyalurkan bantuan kepada sektor-sektor riil UMKM dan pelayanan berbasis elektronik.(yans/sul/es/humasprov/bnc)