Diduga Hindari Material, Mobil Masuk Jurang

TELUK BAYUR – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Poros Labanan, Selasa (28/03/2017) sekitar pukul 03.00 Wita, dini hari tadi. Kecelakaan melibatkan sebuah mobil jenis Avanza KT 1783 FE yang berisi 4 orang atau satu keluarga.

Menurut keterangan korban yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, saat itu mobil yang dikemudikan suaminya berjalan dari Samarinda dan berencana menuju Kabupaten Bulungan.

"Kami dari Samarinda mau ke Bulungan. Rencananya mengantar anak saya karena besok mau ulangan," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (28/03/2017).

Dikatakannya, saat memasuki jalur Leter S, di sebelah kiri jalan ada tumpukan material seperti tiang listrik. Karena menghindari itu, suaminya langsung membanting setir ke arah kanan, namun mobil jatuh terperosok. Diperkirakan kedalaman mencapai 20 meter.

"Posisi jalan sepi, hanya saja ada material di kiri jalan dan itu yang dihindari suami saya. Jadi mobil kami masuk ke semak-semak yang curam," tambahnya.

 

Dikatakannya, mobil masuk dengan posisi terguling-guling. Setelah sampai di bawah,  perlahan ia bersama suami dan kedua anaknya keluar dari mobil untuk naik ke tepi jalan, berharap ada kendaraan yang melintas.

"Posisi jalan masih sepi, kami hubungi teman yang ada di Bulungan dan mereka berkoordinasi dengan rekan di Berau," terangnya.

Sekitar pukul 06.00 Wita, ia dan keluarga dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Teluk Bayur untuk mendapat perawatan medis. Tak lama di Puskesmas, ia dirujuk ke RSUD Abdul Rivai.

"Alhamdullilah tidak ada yang parah lukanya, hanya saya sedikit sakit di bagian kepala. Anak perempuan saya di bagian pipi, sementara suami saya sekarang sedang mengurus mobil di lokasi untuk dinaikkan ke badan jalan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia