BNK Berau Sudah Ajukan Pusat Rehabilitasi Pengguna Narkoba

 

TANJUNG REDEB – Maraknya kasus penyalahgunaaan narkoba baik di kalangan remaja maupun dewasa, membuat Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Zain Taufik Nurrohman, mengimbau kepada seluruh daerah yang ada di Kaltim untuk memiliki pusat rehabilitasi bagi pengguna narkoba.

Hal itu kemudian ditanggapi Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau, Agus Tantomo, yang mengatakan saat ini pihaknya tengah dalam proses mengajukan hal tersebut ke Pemerintah Pusat.

“Kita sudah ajukan untuk membuat pusat rehabilitasi bagi pengguna narkoba, tinggal menunggu apakah akan direalisasikan atau bagaimana?” Ujarnya kepada beraunews.com, Kamis (23/03/2017).

Menurutnya, pusat rehabilitasi bagi pengguna narkoba memang penting untuk menyembuhkan korban barang haram tersebut, agar bisa sepenuhnya bebas dan tidak lagi kecanduan. Sebab selama ini, banyak pengguna narkoba yang dihukum karena perbuatannya, namun tidak jera dan terus mengulangi karena sudah kecanduan pada barang haram nan terlarang tersebut.

BACA JUGA : Setiap Daerah Perlu Miliki Pusat Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba

“Kalau pengguna sama pengedar itu kan berbeda. Pengguna adalah mereka yang mengkonsumsi narkoba hingga bisa jadi kecanduan. Sedangkan pengedar adalah mereka yang belum tentu menggunakan narkoba, tapi mendistribusikan narkoba kepada mereka yang kecanduan ini. Makanya perlakuan antara pengguna dan pengedar ini yang harus dibedakan,” jelasnya.

Jika pengguna dipenjara tanpa adanya rehabilitasi yang maksimal, menurutnya hal tersebut juga akan percuma. Sebab di dalam tahanan, bisa jadi tetap menggunakan narkoba dengan berbagai macam cara dan upaya mendapatkannya.

Dengan adanya pusat rehabilitasi, diharapkannya dapat membantu proses pemulihan pengguna narkoba agar terbebas dari pengaruh obat-obatan terlarang tersebut. Selain itu juga dapat mengembalikan pengguna narkoba kepada hal yang benar, agar tidak terus menerus bergantung pada narkoba sebagai solusi dari problematika kehidupan.

“Semoga Berau segera memiliki pusat rehabilitasi untuk pengguna narkoba tersebut. Sebab tidak sedikit yang kecanduan narkoba ini. Kita harus menyelamatkan mereka, dan mengembalikan ke jalan yang benar,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia