Setiap Daerah Perlu Miliki Pusat Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba

 

SAMARINDA – Guna menekan jumlah penyalahguna narkoba, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman mengatakan, seluruh daerah di Provinsi Kaltim perlu memiliki pusat rehabilitasi.

Sebab menurutnya, para pemakai atau penyalahguna narkoba dengan pengedar merupakan dua sisi yang berbeda. Dengan merunut pada peraturan perundang-undangan, pemakai harusnya masuk rehabilitasi sedangkan mengedar perlu mendapat hukuman.

“Kita menempatkan para penyalahguna narkoba sebagai korban, oleh sebab itu mereka perlu disadarkan dan perlu mendapat perhatian sehingga mereka mampu keluar dari jerumusan yang menyesatkan itu dengan direhabilitasi,” kata Zain, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id, Rabu (22/03/2017).

Dengan demikian, sambungnya, maka seluruh  daerah pada dasarnya wajib untuk membangun pusat rehabilitasi sebagai wadah rehabilitasi penanggulangan narkoba,  dan sebagai wujud dukungan dalam memerangi narkoba.

Ia juga mengatakan, DPRD Kaltim akan mendukung penuh setiap program yang berdampak besar bagi kepentingan masyarakat luas, termasuk pembangunan rehabilitasi yang keberadaannya sangat dibutuhkan.

“Terkait kepentingan masyarakat, tentu DPRD akan membantu, dan kami juga yakin pemerintah provinsi juga akan menjadikannya pembangunan pusat rehabilitasi di seluruh daerah di Kaltim sebagai salah satu prioritas untuk dapat dipenuhi,” ucapnya.(hms3/bnc)