UNBK dan UNKP Siap Dilaksanakan

 

SAMARINDA – Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil  (UNKP) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK Tahun 2017 di Kaltim siap dilaksanakan. Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Kaltim dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (Disdikbud) Kaltim dalam rangka membahas mengenai persiapan Ujian Nasional (UN) di Provinsi Kaltim Tahun 2017, Selasa (21/03/2017) di Kantor DPRD Kaltim.

Dikatakan Ketua Tim UN Disdikbud Provinsi Kaltim, Aji Hairani, semua langkah dan prosedur persiapan UN sudah dilaksanakan. Termasuk salah satunya sosialisasi dan pendataan. Begitu juga dengan pelatihan untuk membantu adanya kesulitan yang dihadapi dalam sistem komputer dan internet dalam UNBK. Serta pembagian dan penerbitan rayonisasi SMA/SMK di seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

UNBK, jelasnya, dapat dilakukan sekolah dengan beberapa ketentuan. Diantaranya  sekolah harus memiliki komputer minimal 20 unit dan server. Bagi yang tidak bisa melaksanakan UNBK maka dilakukan ujian dengan sistem  UNKP. 

Namun, bagi sekolah yang tidak memiliki komputer dan ingin melaksanakan ujian dengan sistem UNBK, bisa dilakukan dengan menumpang ke sekolah yang memiliki komputer. Dengan syarat sekolah yang ditumpangi memiliki radius 5 KM dari sekolah yang ada.

"Pada dasarnya, tahapan yang perlu dilakukan tinggal pendistribusian naskah soal ujian khusus untuk ujian dengan sistem UNKP. Seluruh tahapan sudah dilaksanakan sejak Oktober 2016 - 31 Januari 2017. Saat ini, naskah soal UNKP sudah ada di Samarinda dan siap  didistribusikan ke Dinas Pendidikan di kabupaten/kota," ucap Hairani, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id, Rabu (22/03/2017).

Hadir RDP tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman, Wakil Ketua Komisi IV Yahya Anja dan Sekretaris Komisi IV Rita Artaty Barito. Hadir pula Anggota Komisi IV Ahmad Rosyidi, Mursidi Muslim dan Hermanto Kewot. Serta Sekretaris Disdikbud Kaltim, Sudirman dan jajarannya.

Dengan siapnya pelaksanaan UN di Kaltim baik dengan sistem UNBK dan UNKP, Zain mengatakan seluruh siswa dan guru di Kaltim saat ini tinggal mempersiapkan diri untuk menghadapi dan menjalani UN. Pasalnya seperti yang dijelaskan dari Tim UN Disdikbud Kaltim, seluruh proses dan tahapannya sudah disiapkan. Sehingga tidak ada hal-hal yang menghambat dan menghalangi proses UN di Kaltim.

"Awalnya kami mengkhawatirkan soal pembiayaan seperti yang dikeluhkan sekolah-sekolah. Namun kebutuhan UN seperti naskah soal UNKP sudah siap dan dicetak dengan biaya pemerintah pusat. Begitu juga dengan honor pengawas yang dianggarkan APBN dan rencananya akan disalurkan ke kabupaten/kota," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Disdikbud Kaltim, ada 265 SMA/MA dengan 22.886 siswa di Kaltim yang mengikuti UN. 111 SMA/MA diantaranya mengikuti UN dengan sistem UNBK dan 154 SMA/MA lainnya mengikuti UNKP.

Sedangkan untuk SMK, dari jumlah 213 SMK dengan 20.993 siswa, 137 SMK mengikuti ujian dengan sistem UNBK dan 76 SMK sisanya melakukan ujian dengan sistem UNKP.(hms3/bnc)