Ekonomi Kerakyatan untuk Kesejahteraan Rakyat

 

SAMARINDA – Melemahnya pertumbuhan ekonomi nasional berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Menyadari kondisi tersebut, Pemprov Kaltim terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah dengan meningkatkan program ekonomi kerakyatan, contohnya sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan serta industri pariwisata.

Hal itu dilakukan Pemprov Kaltim mengingat lesunya pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertambangan batu bara dan minyak dan gas (migas). Karena itu, ke depan menuju Kaltim Maju 2018, pertumbuhan ekonomi masyarakat tidak lagi harus bergantung pada sektor pertambangan.

“Program ekonomi kerakyatan inilah sebagai langkah pemerintah daerah untuk mendukung kesejahteraan rakyat,” kata Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi di Convention Hall Samarinda, Senin (03/04/2017), sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kaltimprov.go.id, Rabu (05/04/2017).

Sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan serta industri pariwisata dinilai memiliki potensi besar. Apalagi, sektor tersebut mampu menarik sumber daya manusia (SDM) yang cukup banyak.

“Jadi, banyak pelaku usaha yang dapat memainkan peran dalam sektor tersebut. Karena itu, kami yakin program pertumbuhan ekonomi kerakyatan mampu mendukung kesejahteraan rakyat di masa akan datang,” jelasnya.(jay/sul/es/humasprov/bnc)