FAMM Tanyakan Silpa APBD Kaltim 2016

 

SAMARINDA – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Aspirasi Mahasiswa Mahakam (FAMM) Kaltim melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (22/02/2017) di Kantor Sekretariat DPRD Kaltim Karang Paci, Samarinda. Mereka menuntut penyelesaian Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).

Setelah 30 menit menyampaikan orasi, seluruh pengunjuk rasa diterima di ruang kerja Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Jahidin dan didampingi Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim Muhammad Jafar Haruna.

Koordinator aksi Iwan Hade mengatakan, pihaknya menuntut pembahasan Silpa dapat dilakukan secepatnya karena ada dugaan pengendapan dan tidak mampu membuat solusi masyarakat luas terutama terkait tenaga honorer yang ada di Provinsi Kaltim.

Padahal, seharusnya dengan adanya Silpa yang mencapai ratusan miliar rupiah itu mampu untuk membiayai tenaga honorer di lingkungan Pemprov Kaltim sehingga masing-masing SKPD tidak perlu mengambil keputusan untuk merumahkan.

“Untuk itu kami menuntut kepada DPRD Kaltim yang dalam hal ini Badan Kehormatan agar menindaklanjuti masalah ini guna mampu diselesaikan dengan sesegera mungkin,” katanya sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id, Kamis (23/02/2017).

Menanggapi hal itu Jahidin mengaku mengapresiasi terhadap aspirasi yang disampaikan oleh FAMM dan akan menindaklanjuti. Terkait dengan pelaksanaan Silpa, menurutnya, itu merupakan wewenang pemerintah provinsi.

“Berbagai tuntutan mahasiswa dimaksud jangan khawatir tidak ditindaklanjuti, nanti ketika rapat badan dan alat kelengkapan dengan mitra kerja pemerintah akan disampaikan guna menggali data, informasi guna klarifikasi,” ujar Jahidin.(hms4/bnc)