Optimalkan Lahan Tidur di Kaltim

 

SAMARINDA – Sesuai hasil pendataan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian, terdapat jutaan hektar lahan tidur di seluruh provinsi di Indonesia. Lantas, sudahkah Pemprov Kaltim mengoptimalkan lahan tidur yang berada di Kaltim? Hal itu menurut Ismail, Anggota DPRD Kaltim, merupakan peluang yang semestinya tidak diabaikan.

“Secara keseluruhan terdapat 14 juta hektar lahan tidur di Indonesia. Salah satunya Kaltim, sementara untuk mewujudkan swasembada pangan tentu peluang ini sangat membantu, lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menanam berbagai hasil tanaman seperti jagung, kedelai, padi, singkong, maupun tanaman lain,” katanya, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id, Senin (20/02/2017).

Dicontohkannya, lahan tidur di Kaltim terdapat di daerah Kampung Sukamurya Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau, dan sudah termanfaatkan. Untuk itu dia mengapresiasi pemerintah serta masyarakat setempat karena telah mendukung upaya peningkatan hasil pertanian dengan memanfaatkan lahan tidur yang ada, dengan membuka lahan pertanian jagung seluas 200 hektar.

“Termanfaatkannya lahan tidur oleh petani di daerah Kampung Sukamurya tersebut diharapkan mendapat dukungan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” tuturnya.

Pasalnya, kelompok tani lah yang menjadi penopang keberhasilan pemanfaatan lahan pertanian. Sehingga perlu mendapat dukungan dari pemerintah, terutama berkaitan dengan bantuan bibit serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah tambahan pengetahuan bagi petani melalui pelatihan maupun penyuluhan untuk meningkatkan SDM.

“Kalau di Kampung Sukamurya mengandalkan jagung sebagai komoditas utama, maka daerah lain juga bisa menjadikan salah satu hasil alam sebagai unggulan,” ungkap Ismail.(hms5/bnc)