Sektor Laut dan Perikanan Kaltim Serap 823 Ribu Tenaga Kerja

SAMARINDA – Sektor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltim yang terdiri dari beberapa bidang seperti bidang perikanan tangkap, bidang budidaya dan bidang penguatan daya saing produk perikanan telah menyerap tidak kurang 823 ribu tenaga kerja.

Kepala DKP Kaltim Nursigit menjelaskan, untuk bidang perikanan tangkap dengan jumlah kapal sebanyak 41.771 unit. Ini berarti kebutuhan tenaga kerjanya tidak kurang dari 135.111 nelayan.

Sementara di bidang budidaya dengan luas kolam atau tambak, baik untuk budidaya udang maupun kepiting, ikan patin, lele termasuk untuk keramba ikan mas dan nila, luasnya lebih kurang 192.000 hektar.

Jika diasumsikan satu hektar dikerjakan oleh 3 orang, maka jumlah yang bekerja pada bidang tersebut menyerap kurang lebih 576.000 tenaga kerja.

"Sementara di bidang penguatan daya saing produk perikanan yang dilakukan oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kurang lebih 1.200 unit. Jika diasumsikan satu UMKM mempekerjakan 10 orang, maka pada bidang tersebut menyerap setidaknya 12.000 tenaga kerja," kata Nursigit, Senin (06/02/2017), sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kaltimprov.go.id, Selasa (07/02/2017).

Sektor DKP Kaltim, lanjut dia dalam penyerapan tenaga kerja tentu sejalan dengan salah satu target pembangunan yang ingin dicapai Pemprov Kaltim pada 2018 yakni menurunnya tingkat pengangguran terbuka menjadi 5,11 persen.

"Oleh karena itu, khusus untuk bidang perikanan tangkap, yang harus dipikirkan adalah bagaimana kesejahteraan mereka bisa terangkat. Salah satunya dengan jalan membuatkan kapal dengan tonase yang lebih besar dilengkapi dengan alat tangkap yang lebih modern dan ramah lingkungan. Dengan demikian, penghasilan akan bertambah hingga berimbas pada peningkatan kesejahteraan mereka," papar Nursigit.(mar/sul/humasprov/bnc)