Mendagri Sebut Ormas Berbasis Komunis Jelas Dilarang

 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, ormas berbau komunis sejak dahulu jelas sudah dilarang di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dalam Peraturan Pemerintah itu jelas, ada beberapa prinsip yang harus ditaati, jelas ormas atau kelompok yang berbau komunis itu dilarang,” ujar Tjahjo, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kemendagri.go.id, Jumat (03/02/2017).

BACA JUGA : Catat Ormas Menyimpang Agar Bisa Ditertibkan

Dikatakannya, ormas yang berbau komunis dipastikan akan diproses oleh pihak kepolisian. Tjahjo menyebutkan saat ini total ormas yang ada sebanyak 6.397, sedangkan yang terdaftar di Kemendagri sebanyak 287 ormas. Sebanyak 287 ormas ini tidak berbadan hukum, namun dalam bentuk pemberian surat keterangan yang dinyatakan terdaftar.

“Dalam rapat koordinasi kementerian dan terkait, kita larang ormas yang sesat, tapi itu berdasarkan fatwa ulama, atau kelembagaan agama lainnya dan yang terkait serta telaahannya dari Kejaksaan Agung,” ungkap Tjahjo.

BACA JUGA : Kemendagri Inginkan Seluruh Ormas Terdaftar

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Jokowi-JK telah memperkuat keberadaan ormas asing dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59/2016 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) yang didirikan Warga Negara Asing (WNA).(Puspen Kemendagri/bnc)