Pejabat Pemerintah Diimbau Tak Bermewah-mewahan di Malam Tahun Baru

 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengimbau agar kepala daerah dan pejabat aparat pemerintah mulai dari pusat sampai daerah tak merayakan pesta pergantian tahun secara berlebihan. Momentum ini menjadi ajang evaluasi dan introspeksi diri.

"Jaga rasa persatuan, kesatuan, saling menghormati antar elemen masyarakat dan saling mengingatkan, khususnya pergantian tahun 2016 memasuki 2017 tidak diselenggarakan dengan bermewah-mewah," kata Mendagri Tjahjo, Sabtu (31/12/2016) sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kemendagri.go.id.

Dia mengatakan, pergantian tahun sebaiknya diperingati sebagai momen introspeksi diri. Pada 2017 mendatang, Tjahjo berharap instansi-instansi pemerintah dapat lebih fokus dalam mengambil kebijakan. Dengan begitu pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih optimal.

“Kami optimis tahun depan akan lebih baik pembangunan infrastruktur dan nawacita Pak Presiden ditingkatkan terus, sehingga target 2019 tercapai dan percepatan serta pemerataan pembangunan ditingkatkan,” tambah Tjahjo.

Ia kemudian mengingatkan, ancaman terhadap bangsa ini masih tetap perlu diwaspadai seperti terorisme, radikalisme, korupsi, narkoba dan ketimpangan sosial. Makanya, terkait hal tersebut, ia meminta masyarakat menjadi mata telinga aparat keamanan dan penegak hukum.

Pemerintah, kata dia senantiasa hadir memberikan rasa aman ke masyarakat. Makanya ia ingatkan agar deteksi dini terus dilakukan. Pemda berkordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari provinsi sampai kecamatan harus terus berjalan.

"Kalau ini dilaksanakan akan membuahkan hasil, suasana aman tenang, sehingga aktivitas pembangunan dapat berjalan baik," tutup dia.(Puspen Kemendagri/bnc)