Presiden Jokowi : Tol Balikpapan-Samarinda Rampung Akhir 2018

 

BALIKPAPAN – Presiden Joko Widodo menargetkan proyek pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda akan selesai pada akhir tahun 2018. Persoalan pembebasan lahan sendiri telah diselesaikan oleh pemerintah daerah setempat. Hal itu disampaikan Presiden disela-sela kunjungannya ke Kota Balikpapan

"Ini tadi malam langsung saya rapatkan dengan Menteri Pekerjaan Umum. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, semuanya pembebasan lahan sudah dibereskan oleh Gubernur, sekarang penyelesaiannya ada di kementerian. Ini akan diselesaikan maksimal Insya Allah akhir 2018," terang Presiden sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi setneg.go.id.

Lebih lanjut, Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak juga akan menggarap rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Samarinda dengan Bontang. Terhadap rencana tersebut, Awang pun meminta persetujuan Presiden Joko Widodo secara langsung.

"Kemudian ada permintaan lagi, tol Samarinda-Bontang. Yang ini (tol Balikpapan-Samarinda) belum selesai, Pak Gubernur sudah minta lagi. Tadi malam saya rapatkan lagi dengan Menteri Pekerjaan Umum, tadi pagi baru selesai. Sudah, kita berikan lagi (izin), tidak ada masalah. Silakan nanti ditindaklanjuti, sudah saya putuskan tadi pagi," ujar Presiden.

Namun, Presiden mengingatkan agar pembangunan harus diselesaikan dengan cepat sehingga rakyat dapat segera merasakan manfaatnya.

"Yang mendapatkan manfaat akhir adalah rakyat. Kalau jalan ini selesai semuanya, biaya untuk logistik sembako menjadi murah, biaya transportasi murah, harga-harga barang juga akan murah pada akhirnya," tegasnya.

Untuk diketahui, pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sendiri merupakan salah satu program strategis dan prioritas nasional dari pemerintah.

Sebelumnya, pada 9 Juni 2016 lalu, Presiden menyaksikan penandatanganan proyek strategis dan prioritas nasional di Istana Negara, Jakarta. Terdapat enam proyek strategis dan prioritas nasional yang disepakati, yakni proyek PLTU Batang (Jawa Tengah), Jalan Tol Manado-Bitung, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Jalan Tol Pandaan-Malang, Jalan Tol Serpong-Balaraja, dan Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayuagung.

Saat itu, Presiden menyebutkan bahwa dalam proyek-proyek strategis tersebut, pemerintah pusat akan turun langsung menyelesaikan segala permasalahan. Sebab, proyek-proyek itu dinilai memiliki kepentingan yang mendesak bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat.(Humas Kemensetneg/bnc)