Redam Potensi Konflik, Kemendagri Kumpulkan Gubernur

 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengumpulkan gubernur seluruh Indonesia di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (24/11/2016). Dalam kegiatan ini, hadir juga para narasumber antara lain Ketua KPK, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BNPT.

Tjahjo mengatakan, dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo ini, gubernur menduduki posisi yang lebih tinggi daripada pejabat setingkat menteri. Sebab, selain dilantik langsung kepala negara, mereka juga dianggap sebagai pembantu presiden di daerah, dan mengemban amanah dari rakyat sebagai kepala daerah.

“Tapi forum ini bukan berarti negara berada pada keadaan genting,” kata Tjahjo dalam sambutan pembukaannya di acara Rapat Kordinasi Gubernur di Kemendagri sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kemendagri.go.id.

Dalam rangka mengumpulkan para kepala daerah tingkat satu ini, Mendagri juga meminta terus berkordinasi dengan instansi lain seperti Polri, TNI, dan Kejaksaan.

“Bukan hanya itu, berkomunikasi juga dengan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini di daerah,” ujar Tjaho.

Para gubernur ini harus dapat meredam potensi konflik serta memelihara kondisi damai dalam waktu dekat ini, karena akan berlangsungnya pelaksanaan Pilkada Serentak 2017. Rakorgub 2016 ini, dilaksanakan dalam rangka pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah dengan topik pembahasan dinamika politik dalam negeri.

“Selain itu juga untuk penguatan tata kelola pemerintahan untuk menjamin terselenggaranya pelayanan publik serta implementasi kinerja tim Saber Pungli di daerah,” tutup dia.(Puspen Kemendagri/bnc)