Pemadaman Bergilir Makin Sering, Gamalis : PLN Wajib Meningkatkan Kualitas Layanan

SAMARINDA – Sering kali PT PLN mendapat catatan merah dan kritikan pedas dari masyarakat terkait pelayanannya. Kali ini kritikan itu datang dari anggota DPRD Kaltim, Gamalis. Dia menyoroti tentang lamanya pemadaman listrik di beberapa kecamatan di Kabupaten Berau.

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kota Bontang, Kutim dan Berau itu, listrik merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. PT PLN dalam hal ini wajib meningkatkan mutu kualitas dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik maupun mengatur sistem agar tidak terjadi pemadaman listrik jangka panjang seperti ini.

BACA JUGA : Bupati : Saya Turun Bersama Masyarakat Kalau PLN Tak Segera Atasi Pemadaman

"Aduan masyarakat banyak masuk soal pasokan aliran listrik. PLN harap melaporkan apabila terjadi kendala, sehingga persoalan tersebut dapat segera dicarikan solusi agar tidak ada lagi pemadaman dan menyebabkan masyarakat terancam krisis listrik," kata Gamalis sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id.

Lebih lanjut dijelaskannya, pemadaman bergilir semula sudah terjadwalkan hanya pada 1-7 November. Lalu pemadaman listrik dilakukan kembali hingga 15 November dan terakhir pemadaman diperpanjang hingga 25 November yang terhitung dalam bulan November, PLN sudah melakukan jadwal sebanyak tiga kali pemadaman listrik secara bergilir. Aktivitas pun otomatis terhenti akibat pemadaman listrik ini.

BACA JUGA : Tambah Pekerja, Perbaikan Mesin PLTU Lati Capai 80 Persen

Sejauh ini menurutnya pemerintah Kabupaten Berau telah berupaya keras memaksimalkan kebutuhan aliran listrik ke pemukiman warga dengan memberikan bantuan kepada PLN. Peran PLN seyogyanya aktif ikut serta memberikan pelayanan terbaik. Apabila terjadi persoalan serius, PLN diharapkan dapat terbuka agar permasalahan tidak terjadi berlarut-larut.

BACA JUGAAgar Bertanggung Jawab, Pemerintah Kurangi Suplai Listrik Ke PLN 

"Permasalahan akan cepat teratasi jika PLN mau terbuka membuka permasalahan tanpa ada yang ditutupi dengan duduk bersama mencarikan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan listrik ini," harap politikus Partai Persatuan Pembangunan ini (PPP).(hms6/bnc)