Kepala BPMPD Kaltim : BUMDes Pilar Ekonomi Desa

SAMARINDA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) disiapkan agar menjadi kekuatan ekonomi baru masyarakat, terutama masyarakat di wilayah pedesaan. Oleh karenanya, UU Nomor 6/2016 tentang Desa memberikan payung hukum bagi BUMDes sebagai pelaku ekonomi yang mengelola potensi desa secara kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

BACA JUGA : Mendesa : BUMDes Harus Bikin Kaya

“BUMDes merupakan wadah usaha desa yang memiliki semangat kemandirian, kebersamaan dan kegotongroyongan antara pemerintah desa dan masyarakat untuk mengembangkan aset-aset lokal, sehingga memberikan pelayanan dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan desa. Jadi, BUMDes sangat berperan menjadi pilar ekonomi desa di masa akan datang,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim, M Jauhar Efendi, Jumat (11/11/2016) kemarin sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kaltimprov.go.id.

BACA JUGA : Mendes Optimis Desa Mampu Topang Ekonomi Kota

Dikatakannya, pembentukan BUMDes sudah ada di sejumlah daerah tetapi dalam nama yang berbeda-beda, namun memiliki prinsip dan tujuan yang sama, yakni ada yang menjalankan bisnis simpan pinjam keuangan mikro, ada juga yang menyelenggarakan pelayanan air minum untuk mengatasi kesulitan akses masyarakat terhadap air bersih.

BUMDes merupakan sebuah usaha desa milik kolektif yang digerakkan oleh aksi kolektif antara pemerintah desa dan masyarakat atau kemitraan antara pemerintah desa sebagai sektor publik dengan masyarakat setempat.

BACA JUGA : Budiman Sudjatmiko : BUMDes dan BUMADes, Bantu Pengentasan Kemiskinan

“Melalui BUMDes diharapkan kesejahteraan rakyat dapat terwujud, dimana melalui lembaga ini masyarakat dapat mengembangkan potensi sumber daya lokal yang ada di daerah mereka termasuk teknologi tepat guna,” jelasnya.(jay/sul/es/humasprov/bnc)