Batasi Eksplorasi SDA

SAMARINDA – Kalimantan Timur daerah yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA). Kekayaan alam tersebut merupakan sumber andalan pendapatan daerah. Untuk itu Kaltim dituntut mengelola SDA dengan baik dan maksimal untuk kesejahteraan masyarakatnya sebagaimana yang telah diamanatkan oleh undang-undang. Hal tersebut dijelaskan Ketua Fraksi PAN DPRD Kaltim, Muspandi.

Dikatakannya, Kaltim yang memiliki potensi SDA melimpah harus mampu mengelolanya dengan cerdik dan juga bijaksana. Jika harus dikelola oleh perusahaan asing, haruslah diiringi dengan pengawalan hukum yang ketat.

“Jangan sampai perusahaan-perusahaan hanya menguras sumber daya alam kita, setelah itu ditinggalkan. Itu sudah banyak terbukti di tempat lain,” katanya sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id.

Menurutnya, banyak izin eksplorasi dan ekspolitasi alam yang disetujui begitu saja namun tanpa pengawasan ketat operasionalnya. Yang paling parah, tak ada tindakan berarti saat perusahaan itu meninggalkan bekas lahan eksplorasi yang kondisinya merugikan pemerintah, bahkan masyarakat setempat.

“Jangankan perusahaan asing, perusahaan lokal saja kerap berlaku nakal seperti itu. Disinilah perlu payung hukum dan tindakan tegas pemerintah. Seperti di negara lain, mereka sangat disiplin menjaga potensi alamnya yang terbatas. Bahkan, banyak diantaranya merupakan alam buatan. Tetapi pemerintah disana sadar potensi alam sebaiknya dilestarikan hingga lintas generasi,“ ucapnya.

 

Belum lagi sumber daya manusianya. Negara maju memiliki tenaga yang punya keahlian khusus, terutama di bidang eksplorasi alam terlebih mereka mendapat jaminan oleh pemerintah. Baik jaminan pendapatan maupun jaminan kehidupannya.

“Yang ada, justru SDM kita yang dibajak oleh perusahaan asing karena memang mereka diberlakukan sesuai kualitas mereka,” tambahnya.

Peran pemerintah, menurutnya sangat sentral pada kondisi itu. Harus ada kesamaan visi tentang membangun daerah demi masa depan yang berkesinambungan. Jangan semata membangun dengan konsep instan yang tidak berdampak jangka panjang.

“Semuanya memang tidak bisa kita raih jika visi membangun kita tidak berdasarkan konsep jangka panjang hingga lintas generasi. Hal yang tidak mudah memang, tapi bukan berarti tidak mungkin. Semua elemen harus berani mengambil keputusan berani dan bijak. Kami sebagai wakil rakyat, tentu saja akan terus mengupayakan semua tindakan yang mengarah pada proteksi sumber daya alam Kaltim. Termasuk koordinasi intens dengan pemerintah dan masyarakat,” katanya.(hms7/bnc)