Ini Sebabnya Perekaman E-KTP Diundur Hingga Pertengahan 2017

 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait dengan terjadinya kendala-kendala yang mengganggu perekaman data E-KTP.

Salah satu kendala yang terjadi, yakni adanya jaringan ke server utama yang kerap mengalami kerusakan (error), sehingga menyebabkan antrian panjang untuk merekam data E-KTP.

“Negara ini negara yang besar, gangguan listrik, komputer error, itu wajar dan saya mohon maaf kalau masalah itu, sehingga membuat masyarakat antri panjang,” kata Mendagri ketika mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), di Hotel Mercure Ancol , Jakarta, Rabu, (15/9/2016) sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kemendagri.go.id.

BACA JUGA : Mendagri Perekaman E-KTP Hingga 2017

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan terus terbuka atas kritikan dan saran dari seluruh masyarakat Indoenesia jika selama ini perekaman data E-KTP kurang maksimal.

Tjahjo kembali mengingatkan, pengurusan data E-KTP ini merupakan hak bagi setiap warga Indonesia dan pemerintah berkewajiban untuk melayani masyarakat.

“Pengurusan E-KTP ini tidak ada sanksinya, ini hak masyarakat dan pemerintah yang berkewajiban melayani masyarakat,” ungkap Tjahjo.

Tjahjo juga berharap perekaman data E-KTP ini cepat selesai dan optimis pertengahan 2017 semua masyarakat Indonesia sudah merekam data E-KTP .

“Yang penting rekam saja dulu, untuk 30 September ini kita akan lihat seberapa perkembangan yang 20 juta yang belum merekam data itu,” tutup Tjahjo.(Humas Puspen Kemendagri/bnc)