Antisipasi Virus Zika Masuk Kaltim

SAMARINDA – Guna mengantisipasi masuknya virus zika ke Kaltim, seluruh penumpang pesawat dari luar negeri yang datang di Bandara Sultan Aji Muhmmad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan harus melewati alat pemindai suhu (thermo scanner) dan diberikan kartu kewaspadaan kesehatan.

"Pemasangan thermo scanner ini sebagai antisipasi masuknya virus zika ke Kaltim. Dengan alat tersebut penumpang yang datang dari luar negeri akan diketahui apabila ada yang memiliki suhu lebih tinggi atau di atas 38 derajat celcius maka penumpang tersebut perlu diwaspadai untuk diperiksa lebih lanjut," kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Rini Retno Sukesi, Jum’at (2/9/2016) sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kaltimprov.go.id.

Disebutkan Rini, virus zika belum berdeteksi di Kaltim hingga saat ini. Meski demikian, Rini meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan jalan tetap melakukan pola hidup sehat serta selalu menjaga kebersihan lingkungan.

"Dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan, tentu bahaya penyakit dapat dihindari," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Balikpapan, Andiek Ochman. Menurutnya, sesuai dengan prosedur tetap semua penumpang yang datang dari luar negeri khusunya dari Negara Singapura perlu diwaspadai dan harus masuk ke thermo scanner untuk mengetahui apakah penumpang yang bersangkutan memiliki suhu tinggi di atas 38 derajat celcius atau tidak.

Jika dideteksi memiliki suhu tinggi, maka penumpang tersebut harus dibawa ke klinik untuk pemeriksaan berikutnya, kemudian dilanjutkan dengan wawancara (interview).

"Thermo scanner sebenarnya sudah dipasang sejak 4 tahun lalu. Alat itu memang dipasang khususnya bagi penumpang internasional sebagai antisipasi terhadap penyakit atau virus yang bisa dibawa penumpang dari luar negeri," kata Andiek.(mar/sul/humasprov/bnc)