Pemerintah Upayakan Solusi Terbaik Penyelesaian Bidan Desa

JAKARTA – Jum’at (26/8/2016) sekitar 15 orang perwakilan Bidan Desa PTT (Pegawai Tidak Tetap) menemui Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di ruang rapat Kementerian Sekretariat Negara, Komplek Istana Merdeka, Jakarta.

Bidan Desa PTT mewakili 2.000 bidan desa PTT dari 22 provinsi yang berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, bahkan diantaranya bertugas di daerah perbatasan dan terpencil, antara lain perbatasan NTT, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat. Hal yang mereka sampaikan terkait nasib mereka untuk menjadi pegawai tetap yang terhambat oleh aturan.

Bidan desa PTT masuk kategori pelamar umum dimana yang bisa diangkat menjadi PNS maksimal usia 35 tahun. Sedangkan bidan desa PTT yang berusia di atas 35 tahun diarahkan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Ketua Forum Bidan Desa PTT (Forbides), Lilik Dian Eka mengatakan, para bidan desa bagian dari ujung tombak di desa yang mesti mendapat perhatian.

“Kami mengontrol dan merawat ibu hamil, menolong ibu melahirkan, dan mengatasi gizi buruk. Kami juga meminta seleksi pengangkatan bidan desa PTT menjadi PNS tidak dibatasi usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun”, ujarnya sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi ksp.go.id.

Dalam pertemuan itu, Teten mengatakan, bidan desa PTT yang berusia 35 tahun ke atas akan dicarikan jalan ke luar terbaik. Menurutnya perlu kebijakan khusus bagi mereka yang selama ini telah mengabdi sebagai abdi negara.

“Apalagi selama ini bidan desa PTT sebagai ujung tombak menjalankan pelayanan dasar kesehatan rakyat, menjaga tingkat derajat kesehatan nasional dengan menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Pemerintah akan mencarikan jalan keluar yang terbaik untuk mereka,” kata Teten didampingi Deputi IV Kantor Staf Presiden Eko Sulistyo dan Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Setiawan Wangsaatmaja.

Teten berharap segera ada jalan keluar yang arif dan bijaksana agar mereka yang selama ini telah mengabdi dapat terus mengabdikan profesinya kepada bangsa dan negara.

Sebagai informasi, saat ini terdapat 42.245 orang bidan desa PTT yang aktif per 1 September 2015. Bidan PTT yang telah mengabdi lebih dari enam tahun sejumlah 38.861 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 3.122 orang bidan berusia antara 35-40 tahun. Sedangkan yang berusia di atas 40 tahun sebanyak 1.072 orang bidan PTT (Pusat).

Sementara berdasarkan PP Nomor 98/2000 sebagaimana diubah dengan PP Nomor 78/2013 dan Peraturan BKN Nomor 9/2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan CPNS, batas usia pelamar dibatasi 35 tahun pada saat pelamaran.(ksp/bnc)