KPU Konsisten Jalankan Aturan, Pemilih Wajib Tunjukkan E-KTP di TPS

 

TANJUNG REDEB – Setiap pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan diberikan formulir model C6 (surat pemberitahuan pemungutan suara). Formulir ini kemudian dibawa pemilih saat menyalurkan hak pilihnya. Namun demikian, keberadaan formulir ini tak serta merta menjamin pemilih dapat menyalurkan hak suaranya. Pasalnya, terkadang formulir C6 milik orang lain, ditengarai dipergunakan oleh yang tak berhak.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan pemilu, KPU Berau mewajibkan pemilih menunjukkan KTP elektronik (E-KTP) atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), selain membawa formulir model C6 dalam menyalurkan hak pilihnya.

"Sejauh ini peraturan yang kita dapat seperti itu. Jadi, pemilih yang sudah masuk dalam DPT dan memiliki formulir C6, juga tetap diwajibkan menunjukkan E-KTP atau Suket, sebelum memberikan hak suaranya di TPS pada pilkada serentak 27 Juni 2018," tegas Ketua KPU Berau, Roby Maula kepada beraunews.com, Selasa (17/04/2018).

Kewajiban membawa E-KTP atau suket itu, dikatakan Roby, sudah merupakan amanah Pasal 7 Ayat 2 Peraturan KPU Nomor 8/2018. Bahkan, E-KTP atau suket ini merupakan hal yang wajib, jika dibandingkan formulir C6. Pasalnya, dalam Ayat 3 pasal yang dimaksud, disebutkan, dalam hal pemilih yang terdaftar dalam DPT tidak dapat menunjukkan formulir Model C6, pemilih wajib menunjukkan E-KTP atau Suket.

“Yang jadi pertanyaan itu, ketika petugas kita dihadapkan pada kondisi dimana ada pemilih yang terdaftar dalam DPT, membawa C6, tetapi tidak membawa E-KTP atau suket dengan alasan hilang atau rusak. Sementara, petugas KPPS meyakini dan mengetahui itu warganya, tetap saja petugas KPPS akan konsisten menegakkan aturan ini,” bebernya.

“Yang wajib itu E-KTP atau Suket pada saat pemungutan suara. Artinya, jika pemilih yang masuk dalam DPT tidak bisa menunjukkan E-KTP atau suket, pemilih bersangkutan tidak diperbolehkan memberikan hak suaranya,” tambahnya.

Mengingat pentingnya hal ini, dikatakan Roby, pihaknya terus mensosialisasikan aturan tersebut kepada masyarakat. Termasuk jika nanti akan ada perubaham mengenai aturan itu.

“Kita saat ini sudah mulai mensosialisasikan aturan tersebut. Kami mengimbau kepada warga yang belum perekaman E-KTP, untuk segera melakukan perekaman. Mari sama-sama kita sukseskan program pemerintah ini,” tutupnya.(NR Dewi/bnc)