3 Parpol Peserta Pemilu 2014 Terancam Tak Ikut Pemilu

 

TANJUNG REDEB - Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7/2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019, maka parpol di tingkat pusat melakukan pendaftaran dan penyerahan syarat pendaftaran ke KPU mulai tanggal 3 Oktober hingga 16 Oktober 2017. Seiring dengan pendaftaran tersebut, maka parpol di tingkat kabupaten/kota melakukan penyerahan bukti keanggotaan dan KTP Elektronik anggotanya.

Dikonfirmasi terkait penyerahan bukti keanggotaan ini, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Berau, Nana Mailina mengatakan, hingga pukul 12.00 Wita Senin (16/10/2017) ini, baru ada 9 parpol yang sudah menyerahkan bukti keanggotaan dan KTP Elektronik ke KPU Berau, dan telah diberikan tanda terima serta dinyatakan lengkap.

Maksud dinyatakan lengkap, dikatakan Nana, parpol-parpol tersebutlah yang sementara ini yang positif mengikuti tahapan verifikasi. Bagi partai peserta pemilu 2014, cukup mengikuti verifikasi administrasi, sementara bagi partai baru, mengikuti verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

“Parpol di tingkat pusat ada 29, yang ada di Berau itu, 19 parpol beradasarkan Sipol (Sistem Informasi Partai Politik) KPU. Dari 19 parpol, baru 9 parpol yang sudah menyerahkan bukti dan kami beri tanda terima serta dinyatakan lengkap, yakni Partai Perindo, PDI Perjuangan, Nasdem, PKS, PPP, Gerindra, Garuda, PAN dan Golkar,” ungkapnya.

Untuk 10 parpol lainnya, dikatakan Nana, ada 3 parpol yang sudah mengkonfirmasi penyerahan berkas pada Senin hari ini, yakni PBB, Berkarya dan Demokrat. Khusus Partai Demokrat, sebenarnya sudah datang ke KPU beberapa hari yang lalu, namun berkas mereka masih harus diperbaiki.

“7 parpol hingga saat ini belum ada konfirmasi apakah mereka akan mengantar berkas, sementara penutupan hingga pukul 24.00 Wita hari ini dan tak ada toleransi. Ketujuh parpol tersebut, yakni Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhineka Indonesia (PBI), Partai Hanura, Partai Idaman, PKB serta Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI),” ujarnya.

Lalu bagaimana jika hingga batas akhir, masih ada partai yang tak menyerahkan berkas, ditanya seperti itu Nana mengatakan, sesuai PKPU Nomor 11/2017, maka bagi parpol yang tak menyerahkan berkas dikatagorikan tidak memenuhi syarat sebagai peserta pemilu.

“Tegasnya parpol tersebut tidak bisa ikut pemilu 2019,” tandasnya.(*/bnc)