Ini Jumlah Minimal Anggota Parpol Peserta Pemilu 2019

 

TANJUNG REDEB – Jumlah minimal anggota partai politik yang akan ikut pemilu 2019 adalah 219 orang. Hal tersebut diungkapkan Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, Nana Mailina dalam Sosialisasi Teknis Tata Cara Pendaftaran Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2019 di Kantor KPU Berau, Sabtu (30/09/2017).

Dikatakannya, berdasarkan Surat Keputusan KPU RI Nomor 165/HK.03.1-Kpt/KPU/IX/2017 tentang Jumlah Kabupaten/Kota dan Kecamatan serta Jumlah Penduduk Setiap Kabupaten/Kota di Setiap Provinsi, maka jumlah penduduk Kabupaten Berau yang menjadi acuan perhitungan jumlah minimal anggota parpol adalah sebanyak 219.263 orang.

“Berdasarkan PKPU Nomor 11/2017 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, syarat minimal jumlah anggota parpol adalah 1/1000 dari jumlah penduduk. Dengan jumlah penduduk acuan 219.263 orang, maka jumlah anggota parpol di Berau minimal 219 orang,” jelasnya.

Jumlah minimal anggota ini, dikatakan Nana, harus terdaftar ke dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Setelah itu, parpol harus mencetak formulir persyaratan pendaftaran dari Sipol, untuk diserahkan kepada KPU pada saat pendaftaran sejak Oktober 2017 hingga Desember 2017.

 

Nana menambahkan, terkait metode verifikasi faktual, acuannya adalah jumlah minimal anggota parpol di tingkat kabupaten. Jika jumlah anggota di bawah 100 orang, maka verifikasi dilakukan berdasarkan populasi atau sensus. Sebaliknya jika jumlah anggota di atas 100 orang, maka verifikasi dilakukan berdasarkan metode sampel acak sederhana.

“Karena jumlah minimal anggota parpol di Berau 219 orang, maka verifikasi faktual dilakukan berdasarkan sampel. Sampel yang akan diambil sebanyak 10 persen dari 219 orang atau 22 orang anggota parpol yang akan kami verifikasi,” bebernya.

BACA JUGA : Verifikasi Faktual Hanya Bagi Parpol Baru

Nana memastikan jika verifikasi dilakukan bagi seluruh parpol. Hanya saja bagi parpol peserta pemilu 2014 cukup verifikasi administrasi, sementara bagi parpol baru, selain verifikasi administrasi, juga akan dilakukan verifikasi faktual.

“Namun demikian jika terdapat anggota ganda, maka parpol peserta pamilu 2014 juga akan kami verifikasi faktual. Dengan tujuan memastikan anggota parpol manakah orang yang bersangkutan. Artinya, parpol dalam mendaftarkan anggotanya di Sipol, jangan di jumlah minimal, guna mengantisipasi anggota ganda,” tandasnya.(Miko Gusti Nanda/*bnc)