DPRD Berau Sayangkan Eksekusi Menjelang Puasa

TANJUNG REDEB – DPRD Berau menyayangkan eksekusi 31 rumah warga Jalan Pulau Panjang oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, Senin (30/5/2016). Sebab, waktu eksekusi itu, dilakukan menjelang bulan suci Ramadhan.

“Kami turut sedih dan sangat prihatin dengan terjadinya penggusuran itu. Sangat disayangkan, hal ini terjadinya ditengah perekonomian yang sedang lesu dan sebentar lagi umat muslim akan menyambut bulan puasa Ramadhan dan hari raya lebaran,” kata Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah saat dikonfirmasi beraunews.com, Jum’at (28/5/2016).

Kondisi ini, lanjut Sari (sapaan akrab Ketua DPRD-red), dipastikan akan menambah beban pengeluaran sehari-hari warga yang mengalami penggusuran itu.

“Ini pasti menambahkan kesulitan mereka, terutama bagi mereka yang tidak punya keluarga dekat, yang bisa ditumpangi sementara. Tentunya akan menambah pengeluaran mereka karena harus mengontrak rumah,” jelasnya.

Namun, sebagai warga negara yang taat hukum, dikatakan Sari, tentunya semua warga harus menghormati putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

“Disisi lain, kita sebagai warga negara yang taat hukum harus menghormati keputusan hukum,” pintanya.

Terakhir, dirinya sebagai wakil rakyat, yang juga Ketua DPRD Berau selalu mendoakan semua warga yang tergusur diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani segala cobaan yang ada.

“Kami mendoakan semoga masyarakat yang terkena penggusuran diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalaninya. Dan segera mendapatkan solusi yang terbaik atas permasalahan yang dialaminya,” pungkasnya seraya mengatakan akan segera mengatur jadwal guna mengunjungi warga Jalan Pulau Panjang.(sai)