Ini Penataan Jatah Kursi Dapil Kaltim dan Kaltara

 

JAKARTA – Berdasarkan Rancangan Undang-Undang Pemilu yang disahkan pada rapat paripurna, Kamis (20/07/2017) kemarin, DPR RI memutuskan jika Pemilu 2019,  Pileg dan Pilpres, akan dilaksanakan secara serentak.

Untuk Dapil Kaltim-Kaltara nanti akan dipisah, dan untuk DPR RI, alokasi kursi Kaltim sebanyak 8 kursi dan Kaltara sebanyak 5 kursi. Hal ini dijelaskan oleh anggota Pansus RUU Pemilu, Hetifah Sjaifudian.

"Untuk DPR RI, Kaltim dapat alokasi 8 kursi, dan Kaltara 3 kursi", jelas Hetifah, Jumat (21/07/2017) kepada beraunews.com.

BACA JUGA : Kursi DPR Kaltim 8, Kaltara 3

Sedangkan untuk Pileg DPRD Provinsi, Kaltim mendapat jatah sebanyak 55 kursi, dan Kaltara 35 kursi.

"Untuk Pileg DPRD di Kaltim ada 6 Dapil. Untuk di Kaltara ada 4 Dapil", lanjutnya.

Penataan Dapil di Kaltim dan Kaltara juga dibagi dalam beberapa bagian. Formula dapil untuk DPRD Provinsi Kaltim sebanyak 55 kursi, yang terbagi lagi menjadi beberapa bagian yakni, Kaltim 1, Samarinda sebanyak 12 kursi, Kaltim 2, Balikpapan sebanyak 10 kursi, Kaltim 3, Paser dan PPU sebanyak 7 kursi, Kaltim 4, Kutai Kartanegara dengan jatah 11 kursi, Kaltim 5, Kubar dan Mahulu dengan 3 kursi, dan Kaltim 6 yakni Berau, Kutim dan Bontang yang mendapat 12 kursi.

Sama dengan Kaltim, formula Dapil untuk DPRD Provinsi Kaltara juga dibagi menjadi beberapa bagian, dengan total keseluruhan 35 kursi.

Untuk Kaltara 1, Tarakan mendapatkan jatah 12 kursi, Kaltara 2, Bulungan dan KTT sebanyak 9 kursi, Kaltara 3, Malinau dengan jatah 4 kursi, dan terakhir Kaltara 4, Nunukan sebanyak 10 kursi.(bnc)