Timsel Panwas : Tanggapan Masyarakat Sebaiknya Melalui Email yang Sudah Tersedia

TANJUNG REDEB – Setelah diterbitkan beraunews.com sejak Rabu (12/07/2017), 17 nama calon Panitia Pengawas (Panwas) Berau yang dinyatakan lolos dalam seleksi berkas beberapa waktu lalu, mendapat sorotan dari masyarakat.

Pasalnya, meskipun sudah dibuka keran oleh Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur lewat ruang kepada masyarakat untuk dapat memberikan tanggapan terhadap figur Calon Anggota Panitia Pengawas Pemilu lewat email Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., ternyata belum dimanfaatkan secara maksimal.

Dari beberapa tanggapan yang masuk melalui beraunews.com, terdapat 3 poin yang menjadi pertanyaan, yakni status calon panwas yang sudah menjabat 2 periode, keterkaitan calon panwas dengan penyelenggara pemilu lainnya, dan poin terakhir adalah munculnya nama-nama baru yang lolos seleksi, yang dianggap tidak pernah terdengar di Kabupaten Berau.

Menanggapi hal ini, Ketua Timsel Zona II, Bambang Iswanto menjelaskan, jika beberapa poin yang dipertanyakan masyarakat tersebut belum masuk ke email timsel sendiri. Tetapi, semua pertanyaan yang muncul dianggap wajar, dan memang biasanya menjadi simpang siur di masyarakat.

"Kalau masalah status calon Panwas yang sampai 2 periode, itu tidak masalah karena tidak ada ketentuan atau pembatasan periode juga bagi calon Panwas. Sedangkan untuk keterkaitan atau hubungan keluarga antara calon Panwas dengan KPU misalnya, memang seharusnya atau kalau bisa tidak ada, karena dikhawatirkan nantinya akan muncul Conflict of Interest (konflik kepentingan-red)," ungkapnya ketika dihubungi beraunews.com, Kamis (13/07/2017).

BACA JUGA: 17 Nama Lolos Seleksi Berkas Calon Anggota Panwas Berau

Tterkait banyaknya muncul nama-nama baru yang dianggap tidak dikenal oleh masyarakat Berau, dijelaskan Bambang, hal tersebut sudah disesuaikan dengan bukti otentik yang ada.

"Masalah domisili, sudah kita (Timsel-red) kroscek dengan pihak yang memang mengeluarkan keterangan domisili atau KTP yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, yang data-datanya pasti valid," imbuhnya.

Bambang berharap, dengan adanya email timsel, nantinya akan bisa menampung semua masukan yang berasal dari masyarakat.

"Ya kalau bisa masukan, tanggapan, ataupun dukungan kepada calon Panwas, sebaiknya disampaikan lewat email Timsel saja, supaya kami juga bisa menjalankan tugas kami, melacak kebenaran dari semua informasi yang masuk. Tetapi, bagi pelapor diharapkan juga melampirkan identitasnya, agar nantinya informasi yang diberikan bisa dipertanggungjawabkan, karena semua yang masuk tidak langsung kami telan mentah-mentah, melainkan harus dicek kroscek juga kebenarannya," tegasnya.

Misalnya, lanjut Bambang, jika ada informasi terkait status calon Panwas yang dikatakan masih aktif di parpol, maka akan dibuktikan dulu kebenarannya dengan pengecekan kebenaran informasi.

"Kalau nantinya yang dilaporkan bisa memberikan bukti otentik, valid, dan bisa menyanggah semua yang dituduhkan, maka permasalahan tersebut kami anggap clear. Begitu juga dengan laporan-laporan, tanggapan lainnya," pungkasnya.(bnc)