Hetifah : Penting Sinergi dan Komunikasi Pusat dan Daerah

 

JAKARTA – Sebanyak 16 orang anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara lintas partai dan lintas komisi menyambangi wakil rakyatnya di Gedung DPR RI, Kamis (16/02/2017) di Senayan Jakarta.

Rombongan diterima langsung oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, yaitu Hetifah Sjaifudian (Fraksi Partai Golkar), Ary Yusnita (Fraksi Partai Nasdem), Kasriyah (Fraksi Partai Persatuan Pembangunan), Ihwan Dato Adam (Fraksi Partai Demokrat).

Pimpinan rombongan, AR Rasyid menyampaikan, kunjungan kali ini dimaksudkan untuk konsultasi dan sharing (berbagi-red) informasi kebijakan pusat dan daerah. Beberapa poin yang dibicarakan antara lain terkait penetapan jumlah anggota DPR di Dapil, perkembangan Daerah Otonomi Baru (DOB), sharing informasi terkait kondisi nelayan dan listrik di Kaltara.

“Kami ingin mendengarkan langsung dari pembuat kebijakan di pusat, yang nantinya informasi ini akan bermanfaat untuk support kerja kami di komisi-komisi yang ada,” tegasnya.

 

Hetifah yang juga anggota Komisi 2, secara pribadi menyatakan apresiasi atas kunjungan ini. Ia menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan isu-isu terkini di Komisi 2, seperti Pilkada Serentak, perkembangan DOB, dan terkait jumlah kursi DPR RI.

Selain itu, Hetifah juga menyampaikan, saat ini Komisi 2 sedang bekerja mengawasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di 101 daerah dan Pilkada 2018 mendatang, menyiapkan pemilihan anggota KPU-Bawaslu, dan membahas RUU Penyelenggaraan Pemilu.

Terkait dengan persiapan Pilkada Tarakan dan Kaltim 2018 nanti, Hetifah menyampaikan UU yang digunakan adalah UU Pilkada yang baru.

“Nanti saat Pilkada di Tarakan dan Kaltim, UU Nomor 10/2016 yang akan menjadi acuan,” jelas Hetifah dalam rilis yang diterima beraunews.com, Jumat (17/02/2017).

 

Terkait jumlah kursi DPR RI yang menjadi isu krusial RUU Pemilu, memang masih berdasarkan jumlah penduduk. Tetapi hal yang tidak kalah penting adalah cakupan wilayah. Jika cakupan wilayahnya terlalu luas, maka idealnya jumlah anggota DPR diperbanyak.

BACA JUGA : Hetifah Perjuangkan Kursi Dapil Kaltim-Kaltara di DPR RI

“Kami sedang intensif membahas hal tersebut. Yang juga penting adalah sinergi dan komunikasi pusat dan daerah,” tutupnya.(bnc)