Hetifah Perjuangkan Kursi Dapil Kaltim-Kaltara di DPR RI

 

JAKARTA – Hampir pukul 24.00 Kamis (16/02/2017) malam, rapat hari pertama Konsinyering Pansus RUU Pemilu bersama Mendagri dan Menkumham ditutup, untuk dilanjutkan kembali esok. Ada dua topik penting yang dibahas, yaitu tentang sistem pemilu dan penataan daerah pemilihan (Dapil).

“Satu hal yang saya syukuri adalah keberhasilan memperjuangkan aspirasi para pemangku kepentingan di Kaltim Kaltara, terkait penambahan jumlah perwakilan daerah ini di DPR,” ucap Hetifah Sjaifudian, Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi Partai Golkar Dapil Kaltim Kaltara, dalam rilis yang diterima beraunews.com, Jumat (17/02/2017).

“Saat pandangan fraksi-fraksi disampaikan, saya mencatat dengan harap cemas. Akhirnya, ternyata semua fraksi menyetujui adanya penambahan kursi untuk Dapil Kaltara, yang tentunya tanpa mengurangi kursi dari Dapil Kaltim,” lanjutnya.

Rupanya kunjungan Pansus minggu lalu ke Balikpapan untuk bertemu dengan stakeholders dari Kaltim maupun Kaltara tak sia-sia. Anggota Pansus seperti Sutriyono dari PKS, Baidhowi dari PPP, Viva Yoga dari PAN, Siti Masrifah dari PKB, Arief Wibowo dari PDIP, ternyata hanya sebagian dari mereka yang turut lantang mengamplifikasi suara Kaltim dan Kaltara.

Desakan yang kuat membuat Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam tanggapan akhirnya mengaminkan aspirasi para anggota Pansus, terkait penambahan kursi untuk Kaltim-Kaltara. Beliau pun sepakat dengan penataan Dapil dalam pemilu nanti, yang akan dilakukan tidak hanya mempertimbangkan jumlah penduduk tapi juga luas wilayah.

“Seusai acara, saya mendekati Dirjen Polpum Soedarmo yang nantinya bertugas menyusun simulasi penataan Dapil yang baru. Beliau menegaskan akan mengawal keputusan rapat yang sudah diketok oleh Lukman Edy, Ketua Pansus. Sebagai mantan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Kaltim, beliau sangat memahami kondisi geografis Kaltim dan Kaltara, dan bisa membayangkan sulitnya 8 orang anggota DPR yang harus mewakili aspirasi 15 kabupaten kota” bebernya.

“Semoga malam ini menjadi sejarah. Seusai sholat Isya saya berdoa semoga penambahan anggota DPR dari Kaltim Kaltara nanti, akan membawa perubahan pada daya tawar daerah ini di pusat. Amiiin,” pungkasnya.

(bnc)