Pengunjung Expo Galang Tanda Tangan Dukungan DOB BPS

 

TALISAYAN – Ada yang menarik di tengah pagelaran expo di pendopo Kecamatan Talisayan, Minggu (27/11/2016). Pasalnya, disela-sela kegiatan tersebut dilakukan aksi pengumpulan tanda tangan untuk menggalang dukungan agar Daerah Otonomi Baru (DOB) Berau Pesisir Selatan (BPS) dapat segera terwujud.

Dari pantauan beraunews.com, tanda tangan tersebut dibubuhkan di sebuah kain panjang berwarna agak kecoklatan. Masyarakat yang datang ke expo tersebut cukup antusias memberikan tanda tangan mereka sebagai aksi dukungan terhadap DOB BPS. Bahkan, hingga saat ini, setidaknya sudah ada ratusan lebih tanda tangan menghiasi kain tersebut.

Seperti yang disampaikan salah seorang pengunjung Septi (23) sangat mendukung terbentuknya BPS.

"Jelas sangat mendukung sekali, karena ini juga untuk kemajuan dan perkembangan daerah ini," ungkapnya.

BACA JUGA : Mendagri : Defisit, DOB Berau Pesisir Selatan Ditunda Lagi

Sementara itu, Bahruzaman selaku koordinator aksi mengapresiasi banyaknya dukungan yang diberikan para pengunjung. Ia mengatakan, pembentukan DOB BPS merupakan impian besar bagi masyarakat pesisir selatan, khususnya warga Talisayan.

“Masyarakat sini sangat mendukung dilakukan pemekaran, “ ungkapnya.

Menurutnya banyak dampak positif yang akan didapatkan masyarakat jika BPS terbentuk, seperti peningkatan ekonomi masyarakat, dan jarak tempuh menuju ibu kota kabupaten tidak lagi jauh.

“Dengan mekarnya wilayah pesisir menjadi BPS, tentu akan meningkatkan kualitas ekonomi bagi warga pesisir, khususnya Talisayan. Pasalnya, selama ini ekonomi di Talisayan cukup sulit untuk berkembang,” bebernya.

Terpisah Plt Camat Talisayan, Husdiono mengatakan, apapun keputusan masyarakat pihaknya akan mendukung. Terlebih diakuinya, secara pribadi dirinya juga berharap BPS dapat menjadi DOB baru.

“Sebagai camat saya mendukung selama itu keinginan dari masyarakat Talisayan. Kan, semua kembali kepada masyarakat, kami pemerintah hanya menampung aspirasi masyarakat dan menyampaikan kepada Bupati,” ungkapnya.

Menurutnya dengan adanya penggalangan tanda tangan tersebut, dapat diartikan masyarakat setuju. Namun pihaknya masih harus melakukan komunikasi kepada kepala-kepala kampung yang ada di wilayah Talisayan. Hal itu dilakukan untuk memastikan, apakah sudah yakin atau belum melakukan terkait pemekaran tersebut.

“Ya lihat saja nanti, apakah disetujui atau tidak,” pungkasnya.(Hendra Irawan)