Buka Puasa Perdana, Bupati Bersama Warga Pulau Panjang

TANJUNG REDEB – Buka puasa perdana di bulan suci Ramadhan 1347 Hijriah, Bupati Berau, Muharram mengundang warga korban penggusuran lahan sengketa Jalan Pulau Panjang. Buka puasa bersama tersebut digelar di rumah dinas Jalan Cendana, Senin (6/6/2016).

“Hari ini, kita buka bersama warga Pulau Panjang,” ungkap Bupati Muharram saat ditemui beraunews.com diruang kerjanya.

Bupati mengatakan, buka bersama ini juga menjadi ajang silatuhrahmi pihaknya dengan warga yang menjadi korban penggusuran tersebut. Sekaligus, dirinya bisa mendengarkan langsung keluh kesah warga jalan Pulau Panjang pasca eksekusi.

“Sebelumnya, saya tidak tahu menahu eksekusi itu. Saat mau berangkat ke Jakarta, ada 15 warga yang menghadap ke saya dan mengajukan dua permintaan, yakni pertama, minta eksekusi ditunda hingga habis lebaran. Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa, karena perkara ini sudah inkrah,” ujarnya.

Permintaan kedua, warga Jalan Pulau Panjang meminta dicarikan lahan untuk dapat kembali membangun rumahnya.

“Yang kedepannya akan kami upayakan adalah permintaan kedua ini, saya sudah bicara dengan PT Berau Coal untuk dapat membantu warga ini dengan menggunakan dana CSR. Dan mereka siap untuk itu, namun tidak mau repot, paling dikasihkan uang tunai, biar warga sendiri yang mencari dan mungkin juga ada warga yang sudah memiliki lahan sehingga uang itu bisa digunakan untuk membangun rumahnya,” jelasnya.

Usai melaksanakan buka puasa bersama, Bupati Berau Muharram langsung menyerahkan sumbangan sebesar Rp145 Juta kepada warga korban penggusuran lahan sengketa Jalan Pulau Panjang. Sumbangan ini, dikatakan Bupati, merupakan gabungan sumbangan yang diperoleh dari berbagai pihak, mulai dari pribadinya bersama Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, Yayasan Ash Shohwah, Partai Keadilan Sejahtera melalui aksi penggalangan dana serta sejumlah pengusaha yang ada di Berau

“Alhamdulillah, dari beberapa teman-teman merasa peduli atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita yang beradi di Jalan Pulau Panjang. Dalam waktu beberapa hari ini, terhimpun dana kurang lebih Rp145 juta. Ini dari urunan teman-teman, dari Bupati membantu Rp35 juta, dari Wabup Agus Tantomo Rp27 juta. Kemudian, dari SMPT Ash Shohwah Rp26 juta, dari teman-teman PKS yang juga melakukan penggalangan dana Rp25 juta. Serta dari beberapa keluarga-keluarga pengusaha yang sempat kami hubungi, terhimpun juga dana sekitar Rp32 juta,” bebernya.

Muharram menjelaskan bahwa seluruh sumbangan yang terhimpun akan dibagi kepada 35 Kepala Keluarga warga korban penggusuran lahan sengketa Jalan Pulau Panjang.

“Mudah-mudahan dari Rp 145 juta itu, kalau kita bagi 35 orang maka sekitar Rp4,15 Juta per orang,” ujarnya lagi.
Terakhir, Muharram juga mengharapkan agar sumbangan yang diberikan kepada warga, betul-betul dapat dimanfaatkan oleh warga dengan bijaksana guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Jadi harapan kami, selama bulan suci Ramadhan ini ada lah uang yang bisa mereka pakai untuk menanggulangi kebutuhan di bulan ini, target kami itu,” pungkasnya.(sai)