Makmur HAPK Ketua Harian DPD I Golkar Kaltim

 

TANJUNG REDEB – Struktur kepengurusan DPD I Partai Golkar Kaltim periode 2016-2020 dipastikan sudah terisi secara keseluruhan. Setelah tim formatur merampungkan penyusunan formasi di Jakarta, Kamis (8/9/2016) lalu. Kolaborasi kader senior dan muda pun mewarnai kepengurusan yang saat ini dipimpin Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Diantaranya, Makmur HAPK diplot sebagai Ketua Harian, adapun mantan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris, Abdul Kadir disepakati tetap pada posisi Sekretaris.

Tercantumnya nama mantan Bupati Berau periode 2005-2015 itu dalam struktur kepengurusan Golkar Kaltim, telah banyak diprediksi berbagai pihak. Mengingat, Makmur sempat menyatakan dukungannya atas keseriusan Ketua DPD Golkar Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari untuk maju dalam pencalonan Ketua DPD Golkar Kaltim pada Musda yang digelar sebelumnya.

Seperti diketahui, dukungan tersebut diberikan, saat Rita menyempatkan diri berkunjung ke Kabupaten Berau untuk langsung meminta dukungan kepada seniornya, Ketua DPD Golkar Berau Makmur HAPK, Senin (7/3/2016) lalu, di Hotel Cantika Swara.

Menanggapi hal ini, Makmur HAPK mengatakan, sebagai kader sejak tahun 1985 dan termasuk kader senior di partai berlambang pohon beringin ini, dirinya tentu harus mendukung penuh program kerja Ketua DPD Golkar Kaltim terpilih. Terlebih, dukungan ini untuk kepentingan partai agar kedepannya menjadi partai yang bisa kembali berjaya dengan menjadi pemenang pemilu, baik pemilihan eksekutif maupun legislatif.

“Saya kan memang berupaya membantu Ibu Rita, dari awal sampai akhir. Jadi, bagi saya sebagai kader, itu wajib dan pada dasarnya itu untuk kepentingan bagaimana ke depan partai lebih baik lagi,” ujarnya saat diwawancarai beraunews.com, Rabu (14/9/2016) usai menghadiri acara rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Berau ke- 63 dan Kota Tanjung Redeb ke-206 di Sekretariat DPRD Berau.

Dengan penunjukkan ini, diakui Makmur, dirinya telah berkomunikasi dengan Rita Widyasari. Dijelaskan Makmur, ia nantinya akan lebih sering berada di Samarinda, bila Rita Widyasari sendiri memiliki agenda penting di luar Kaltim.

“Kalau beliau mungkin ada kegiatan-kegiatan di luar, saya bisa berupaya membantu beliau untuk stand by di Samarinda atau ada kegiatan-kegiatan tertentu, saya membantu beliaunya,” jelasnya.

Namun, ditegaskan Makmur, ia tentu akan menjalankan tugas dan fungsi pokok (Tupoksi) sesuai amanat yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang diakui DPP Golkar. Meski, sebelumnya ia telah menyampaikan keinginannya untuk beristirahat dari aktivitas kepartaian, terlebih untuk menduduki jabatan sebagai Ketua Harian DPD Golkar Kaltim.

“Saya sudah menyampaikan dengan Ibu Rita kemarin, saya sebenarnya mau istirahat. Mau istirahat, tidak terlibat lagi. Apapun jabatan, saya akan membantu beliau, tidak harus jabatan itu. Tapi, dia minta supaya saya masuk membantu di struktur Ketua Harian, ya saya akan coba melaksanakan amanat ini dengan baik,” tegasnya.

Terkait kepengurusan DPD Golkar Berau kedepannya, jika dirinya telah resmi dilantik sebagai Ketua Harian DPD Golkar Kaltim, dikatakan Makmur, Partai Golkar khususnya yang berada di Kabupaten Berau selama ini telah memupuk kader-kader muda terbaik yang memiliki loyalitas tinggi. Oleh karena itu, Makmur pun tidak terlalu risau dengan pengganti dirinya kelak untuk memimpin DPD Golkar Berau.

“Kalau Golkar ini, kader-kadernya masih banyak. Saya tidak mau bicara sekarang, nanti hak-hak demokrasinya hilang kalau saya bicara,” pungkasnya.

Diketahui, rancangan pengurus yang telah disepakati tim formatur akan diusulkan ke DPP Golkar untuk mendapatkan legitimasi, diperkuat dengan SK pengesahan. Adapun pelantikan direncanakan berlangsung di Samarinda pada akhir bulan September 2016 ini.(Andi Sawega)