Jika Disalahgunakan, Kartu BBM Bakal Ditarik Kembali

TALISAYAN – PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Bank BRI meluncurkan Kartu BBM Nelayan sebagai upaya bersama untuk memastikan BBM bersubsidi nelayan tepat sasaran. Kartu BBM Nelayan ini merupakan pengembangan lanjutan dari Fuel Card untuk kendaraan trasportasi darat yang telah sukses diterapkan di Batam.

Di Kabupaten Berau, hingga saat ini baru Talisayan yang difasilitasi Pemkab melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk mendapatkan kartu BBM tersebut. Oleh karenanya, nelayan yang berada di Kecamatan Talisayan patut berbangga lantaran dengan kartu tersebut, akan mempermudah mereka mendapatkan solar di APMS (Agen Premium Minyak Solar). Tetapi jika, kartu tersebut digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya, siap-siap kartu tersebut ditarik kembali.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Berau, Ramli mengatakan, pihaknya tak akan segan membekukan atau menyita kembali kartu BBM jika disalahgunakan. Kartu BBM sendiri dikatakannya, diberikan kepada nelayan di Talisayan untuk mempermudah dalam mendapatkan BBM untuk operasional melaut.

Belakangan ini, santer terdengar jika ada oknum nelayan nakal yang memanfaatkan kartu tersebut untuk mendapatkan BBM untuk dijual kembali ke penampung.

“Kalau soal informasi itu kami belum mendapat kabar. Jika memang benar kita akan tarik kembali kartunya, dan kita sampaikan ke pihak APMS di Talisayan untuk tidak melayani,” ungkapnya ketika dihubungi beraunews.com, Sabtu (27/8/2016)

Dikatakannya, kartu BBM yang diberikan kepada nelayan bervariasi, tergantung alat tangkap yang digunakan. Di Talisayan sendiri, ada beberapa alat tangkap yang digunakan seperti bagan, jaring dan pancing. Pihaknya pun berharap, agar kartu BBM yang diberikan kepada nelayan tersebut dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Ya kita harap digunakan sebagaimana mestinya,” harapnya.

Disamping itu, pihaknya juga meminta peran serta masyarakat yang ada di wilayah Talisayan jika mendapati penyalahgunaan kartu BBM, dan dapat segera melaporkannya agar segera ditindaklanjuti. Terlebih lanjut dia, saat ini sudah ada petugas dari DKP di wilayah Talisayan untuk melakukan pengawasan, termasuk mengawasi penggunaan kartu BBM tersebut.

“Silahkan kalau ada temuan penyalahgunaan kartu BBM segera laporkan, akan kita tindaklanjuti,” tegasnya.(Hendra Irawan)