Terlibat Kasus Koperasi, Oknum PNS Satpol PP Terancam Dipecat Tidak Hormat

TANJUNG REDEB – Ditetapkannya para pengurus koperasi Akbar Mandiri, Kecamatan Talisayan sebagai tersangka penyalahgunaan dana menemukan fakta baru. Diketahui salah satunya merupakan oknum PNS Satpol PP, Kecamatan Talisayan berinisial Aw.

Atas keterlibatan oknum PNS tersebut, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Jonie Marhansyah mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti kasus yang melibatkan oknum PNS tersebut. Namun jika memang PNS terlibat dengan hukum, maka akan ada sanksi tegas yang akan diberikan.

"Kalau memang ada keterlibatannya, bisa saja dipecat secara tidak hormat," ungkapnya kepada beraunews.com diruang kerjanya, Selasa (23/8/2016).

BACA JUGA : PNS Satpol PP Jadi Tersangka Kasus Koperasi Akbar Mandiri

Dikatakannya, saat ini pihaknya juga akan mempelajari terlebih dahulu kasus yang menyeret oknum PNS tersebut. Terkait sanksi yang akan diberikan juga dilihat dengan perkara atau pelanggaran pidana yang dilakukan oleh oknum tersebut.

"Kita lihat juga nanti keputusannya, kalau memang sudah penahanan, maka akan dicek hukuman oknum ini, kalau fatal ya bisa diberhentikan," bebernya.

Selain itu, dijelaskannya jika keterlibatan oknum PNS dalam kasus ini dapat mengganggu kinerjanya dalam pemerintahan, maka akan ada penurunan pembayaran gaji oknum tersebut.

"Kalau kasus ini mengganggu kinerjanya apa lagi dia ditahan, maka gajinya juga bisa saja dibayarkan hanya 70 persen terlebih dahulu, dan bisa dipecat secara tidak hormat," Pungkasnya.(dws)