Bupati Pimpin Upacara 17 Agustus Di Lapangan Pemuda

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Muharram menjadi Inspektur Upacara Bendera, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71 Tingkat Kabupaten Berau, Rabu (17/8/2016) di Lapangan GOR Pemuda, Jalan Pemuda.

Ribuan peserta mengikuti upacara itu yang terdiri dari Pasukan TNI, POLRI, Pimpinan Forkompinda, Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, SATPOL PP, KORPRI, PNS, PGRI, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Mahasiswa, Pelajar, PMR dan Pramuka. Ratusan undangan juga terlihat antara lain, Para Veteran, Pimpinan Perguruan Tinggi, Tokoh Masyarakat di wilayah Kabupaten Berau. Di luar lapangan pemuda juga terlihat warga menyaksikan upacara dengan tertib.

Bupati sebagai Inspektur Upacara memimpin peringatan detik-detik Proklamasi dengan didampingi Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah yang membacakan Naskah Proklamasi.

Bertindak sebagai perwira upacara Kapten Inf Bambang Budiono dan komandan upacara Lettu Arm Samsuddin. Sedangkan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih terdiri dari Pasukan 17 beranggotakan siswa-siswi SMA/SMK/MA baik Negeri maupun Swasta di Kabupaten Berau. Pasukan 8 diapit oleh Anggota Polres Berau dengan didampingi 45 Pasukan TNI dari Batalyon Armed 18/105 Tarik Buritkang. Bertindak sebagai Komandan Paskibraka Letda Arm M. Reza B.

Pembawa bendera Solinah siswi SMA N 10 Batu Putih dan petugas pengibar bendera Yoga dari SMA N 1 Berau, dan Andi Purwanto dari SMA N 8 Biduk-Biduk serta Ade Setiawan Yustin dari SMK N 4 Berau.

Sebelumnya, Bupati menyampaikan peran penting agar bangsa ini tetap merdeka dan berdaulat, ada di tangan kaum muda. Dimana, para pemuda diharapkan tidak terlibat dalam hal-hal negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan lain sebagainya.

"Jika kaula muda sudah terjerat dengan hal negatif maka rusaklah suatu bangsa, meskipun bangsa tersebut besar dan kuat," ujarnya saat diwawancarai usai renungan suci di Taman Makam Pahlawan Wijaya Kusuma, Jalan Prapatan, Selasa (16/8/2016)

Sementara itu, salah seorang warga, Kiki mengaku, dirinya memiliki cita-cita menjadi pasukan pengibar bendera. Namun, hal tersebut tidak tercapai. Hampir setiap tahun, ia pun selalu datang dan menyaksikan prosesi upacara tersebut.

"Tidak apa apa jika tidak terpilih. Sebagai generasi muda, kami akan melanjutkan perjuangan para pahlawan terdahulu, bukan dengan mengangkat senjata, namun dengan seni, olahraga dan masih banyak kegiatan positif lainnya," ujarnya.

Bupati juga menyematkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya sebagai simbolis kepada para PNS di lingkungan Pemkab Berau dengan kriteria kategori Tanda Kehormatan 30 Tahun, 20 Tahun dan 10 Tahun.(sai)