Horee.. Tiap Kecamatan Bakal Dapat Damkar

TANJUNG REDEB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, bakal menambah sejumlah armada Pemadam Kebakaran (Damkar). Itu dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja pihaknya ketika menanggulangi berbagai bencana.

Kepala BPBD Berau, Mahdi Hasan menyampaikan, penambahan fasilitas tersebut bukan tanpa alasan. Itu dilakukan lantaran tingginya musibah yang kerap kali terjadi disejumlah wilayah di Kabupaten Berau, sementara fasilitas yang dimiliki masih sangat kurang.

Penambahan fasilitas seperti damkar tersebut tak hanya diperuntukkan untuk menambah armada di markas BPBD saja. Tetapi sejumlah kecamatan terjauh juga bakal dilengkapi dengan Damkar. Hal itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir terjadinya peristiwa kebakaran di sejumlah kecamatan yang jauh dari perkotaan.

Ia juga menyampaikan, di tahun 2016 ini, ada sejumlah unit damkar yang bakal diturunkan, yakni dua unit mobil tangki untuk melengkapi armada damkar di markas BPBD, dan 3 unit damkar untuk Kecamatan Segah, Tabalar, dan Kecamatan Pulau Derawan.

“Sementara untuk Kecamatan Gunung Tabur, Teluk Bayur, Talisayan dan Kecamatan Biduk-Biduk menyusul di tahun 2017,” ungkapnya pada beraunews.com, Minggu (14/8/2016)

Tidak itu saja, pihaknya juga telah memprogramkan pengadaan sejumlah fasilitas guna menunjang berbagai kegiatan diperairan, seperti pengadaan atau penambahan perahu karet. Pasalnya, setiap kali melakukan kegiatan penyelamatan atau pencarian orang hilang diperairan, pihaknya kerap kali dihadapkan dengan fasilitas yang minim.

Seperti kejadian hilangnya salah seorang pekerja tambang pasir yang baru-baru ini terjadi. Untuk diketahui, saat ini BPBD baru memiliki 2 unit perahu karet yang menjadi andalan BPBD dalam melakukan pencarian dan evakuasi.

“Saat ini memang ada dua unit, dan sekarang masih dipakai untuk melakukan pencarian orang tenggelam. Paling tidak, kita minimal punya lima unit, tapi itu sudah kita programkan di 2017. Kalau untuk speedboat itu sudah kita lobi ke pusat, Insya Allah tahun ini terealisasi,” tutupnya.(hir)