Berharap APMS Ada Di Biduk-Biduk

BIDUK-BIDUK – Masyarakat yang berada di Kecamatan Biduk-Biduk sudah lama menyampaikan harapan adanya Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS). Namun, hingga kini harapan tersebut tak kunjung mendapatkan kepastian kapan terealisasi. Akibatnya, masyarakat disana hanya mengandalkan bensin dan solar yang dijual pengecer di tepi jalan. Mereka berharap ada pengusaha yang mau membangun APMS serta dukungan Pemkab Berau untuk mencari dan memberikan kemudahan.

Seperti yang diungkapkan Hartono, warga Kampung Biduk-Biduk, Kecamatan Biduk-Biduk. Ia mengatakan, Kecamatan Biduk-Biduk merupakan salah satu wilayah yang jauh dari kota, semestinya sudah didukung dengan keberadaan SPBU atau APMS. Selain itu, wilayah Biduk-Biduk cukup luas dan dari segi jumlah penduduk pun dikatakannya, sudah memenuhi persyaratan.

"Masyarakat sangat butuh APMS atau SPBU disini," ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (30/7/2016).

Terlebih kata dia, Kecamatan Biduk-Biduk sendiri merupakan wilayah destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan dengan menggunakan kendaraan roda dua, maupun roda empat. Seperti libur lebaran lalu, banyak pengunjung mencari keberadaan SPBU atau APMS disana.

"Memang untuk destinasi wisata seperti Biduk ini perlu didukung dengan SPBU atau APMS. Karena selain mempermudah warga dalam mengisi bensin maupun solar, harganya pun jauh lebih murah," bebernya.

Didit, warga lainnya mengatakan hal senada. Ia mengatakan, saat ini masyarakat hanya membeli bensin eceran yang dijual pengecer dengan harga Rp10 ribu per liter. Terkadang, jika bensin langka, harga per liternya bisa lebih mahal dan takarannya pun lebih sedikit. Meski, di wilayah pesisir selatan Berau, telah berdiri satu-satunya APMS di Kampung Talisayan Kecamatan Talisayan, hal itu menurutnya tidak banyak membantu karena jarak begitu jauh.

"Jika ada SPBU atau APMS lainnya masyarakat tidak perlu lagi membeli di eceran. Semoga pemerintah dapat memfasilitasi pembangunan APMS atau SPBU di wilayah Biduk-Biduk," tutupnya.(hir)