Sering Byar Pet, DPRD Datangi PLN Wilayah

TANJUNG REDEB – Menindaklanjuti statementnya dipemberitaan beraunews.com “Listrik Tanggung Jawab Siapa?”, Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah bersama sejumlah anggota DPRD mendatangi General Manager (GM) PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, Tohari Hadiat di kantornya, Jalan MT Haryono, Balikpapan, Rabu (27/7/2016).

“Hari ini saya membawa anggota dewan dari Komisi II yang sesuai tupoksinya ke PT PLN Wilayah di Balikpapan,” ungkap Syarifatul kepada beraunews.com melalui saluran selularnya.

Dikatakannya, selain merespon cepat keluhan masyarakat terkait kondisi kelistrikan yang hampir tiap bulannya terus mengalami pemadaman, kunjungan kerja (kunker) DPRD Berau itu juga untuk memastikan program pemerintah pusat untuk Indonesia terang pada tahun 2017 dapat terlaksana di Kabupaten Berau.

“DPRD sebagai lembaga aspiratif tentu akan merespon cepat keluhan masyarakat, khususnya terkait pelayanan PLN di Kabupaten Berau selama ini. Dan, mengingat program pemerintah pusat untuk Indonesia terang pada tahun 2017 dan program Pemkab bahwa listrik harus masuk hingga seluruh kampung di tahun 2018, maka perlu dukungan dan kerja nyata dari PLN,” katanya.

Dalam kunker tersebut, selain mengajak Komisi II, juga mengajak beberapa anggota dewan dari empat daerah pemilihan (dapil) dan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau, Mappasikra Mappaseleng.

"Saya sengaja membawa teman-teman yang mewakili dapilnya dan juga Kadistamben untuk langsung berdiskusi, sehingga saling konek dan permasalahan yang ada segera diatasi. Kemudian, fasilitas listrik yang merupakan salah satu infrastruktur kebutuhan dasar, betul-betul bisa dinikmati masyarakat Berau secara menyeluruh,” tambahnya.

Pemadam bergilir pada sistem PLN Tanjung Redeb yang kerap terjadi pun menjadi pokok pembahasan yang disampaikan rombongan ini. Syarifatul menilai, kondisi ini memang harus segera mendapat penanganan yang serius dari pihak PLN. Mengingat, kemampuan mesin yang ada juga terbatas dan masyarakat juga terus mengeluhkan kondisi tersebut.

“Dari penjelasan GM PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara diketahui akan dilakukan penambahan mesin di beberapa tempat di Kabupaten Berau. Untuk PLTD Sambaliung sendiri akan mendapat 10 MW (megawatts). Demikian juga dengan rencana pengoperasian PLTU Teluk Bayur di tahun 2017,” ujarnya.

Menanggapi penjelasan itu, DPRD meminta kepastian terlaksananya rencana tersebut. Selain itu, DPRD juga meminta adanya kerja sama jual beli listrik melalui pemanfaatan kelebihan tenaga listrik (excess power) yang dihasilkan perusahaan sebagai upaya pemenuhan listrik masyarakat.

“DPRD minta kepastian agar segera terealisasi dan jangan janji-janji belaka. Dan minta PLN melakukan kerja sama jual-beli listrik untuk ecxess power, sehingga permasalahan kelistrikan di beberapa Kecamatan seperti Talisayan, Segah dan lainnya segera teratasi dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, selain diterima baik oleh GM PT PLN Persero Wilayah Kaltim-Kaltara, rombongan juga disambut Manager PT PLN Area Berau, Adi Prasetyo.(sai)