Target Bupati Untuk Kawasan Usulan DOB BPS

TANJUNG REDEB – Meski telah diusulkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), pembangunan kawasan pesisir tetap menjadi prioritas Pemkab Berau. Seperti disampaikan Bupati Berau, Muharram dalam kunjungan halal bi halal-nya ke daerah pesisir. Bupati dan rombongan juga mengadakan kegiatan peninjauan sejumlah proyek yang dikerjakan di wilayah pesisir tersebut.

Targetnya jelas, sebelum kabupaten baru terbentuk, infrastruktur dasar maupun seluruh fasilitas publik di 5 kecamatan itu ditargetkan sudah terpenuhi. Bahkan saat ini, Pemkab Berau telah menuntaskan beberapa pembangunan jembatan di titik jalan poros kabupaten yang telah di aspal keseluruhan.

Muharram juga mengharapkan dengan Anggaran Dana Kampung (ADK) yang cukup besar digelontorkan pemerintah ke kampung, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD) Berau sendiri, tentunya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Dengan total Rp2 miliar ini, tentunya cukup besar yang digelontorkan untuk kampung, maka saya berharap Kepala Kampung bisa memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya. Misalkan, gaji guru Taman Kanak-Kanak yang sebelumnya tidak mencukupi, saya harapkan ke depan minimal gajinya sebesar Rp1 juta per bulan. Itu dengan menggunakan ADK. Tidak hanya itu, pembangunan surau juga bisa gunakan saja anggaran kampung,” jelasnya.

Target-terget tersebut menurutnya memerlukan dukungan semua pihak termasuk warga. Seluruh aspek yang menjadi dasar untuk menunjang percepatan DOB harus cepat terpenuhi. Sumber daya yang dimiliki harus dimaksimalkan untuk menyelesaikan semua persoalan dan memenuhi kebutuhan. Termasuk tenaga sementara, seperti mahasiswa yang tengah melaksanakan KKN di wilayah pesisir saat ini dapat membantu melakukan pendataan penduduk sehingga pemerintah mengetahui berapa angka pasti jumlah penduduk di kampung-kampung tersebut.

“Mahasiswa KKN disini juga, saya harapkan dapat membantu melakukan pendataan penduduk sehingga bisa mengetahui dengan jelas masyarakat mana yang butuh di bantu dan sebagainya,” tutupnya.(sai)